Bagaimana Cara Memilih Kredit Mobil yang Paling Tepat untuk Anda
Di masa sekarang ini, punya mobil terkadang tidak lagi dirasakan
sebagai suatu gengsi namun sebagai kebutuhan. Lalu bagaimana jika
tabungan belum mencukupi pembayaran tunai? Ada banyak pilihan jasa
kredit mobil yang ditawarkan, tapi pandai-pandailah memilih yang terbaik
untuk Anda agar tidak pusing dikejar-kejar pembayaran nantinya.
Langkah-langkah memilih kredit mobil yang paling tepat:
1. Tentukan Down Payment (DP) atau uang muka yang sanggup Anda bayarkan, dan cicilan per bulannya.
Bank Indonesia (BI) mengeluarkan ketetapan uang muka untuk kredit
kendaraan bermotor sejak Juni 2012, tapi jangan khawatir karena sudah
banyak dealer baik mobil baru atau bekas yang memiliki program cicilan
DP untuk jangka waktu tertentu. Ingatlah makin besar DP yang Anda
bayarkan di awal, berarti beban Anda untuk mencicil berkurang. Jangan
lupa minta diskon dari dealer, karena pembelian dengan skema kredit jika
diakumulasikan pasti menjadi lebih mahal dibanding tunai; biasanya 1-3%
diskon dari harga kendaraan bisa dicapai.
2. Tentukan lembaga pembiayaan kredit mobil: institusi perbankan atau lembaga pembiayaan multifinance?
Jangan langsung menyetujui lembaga yang ditunjuk oleh dealer, cek
dahulu berbagai alternatif yang ada untuk angsuran yang lebih ringan. Cek kredibilitas bank dan lembaga keuangan untuk menghindari penipuan atau masalah lainnya.
Menurut ketetapan BI, minimum DP untuk kredit mobil dari bank adalah
30% dan untuk perusahaan pembiayaan 25%. Namun tahukah Anda? Bahwa bank
syariah dan lembaga pembiayaan syariah tidak perlu mengikuti ketetapan
BI sejak Juni 2012 tersebut? Sehingga masih banyak bank syariah yang
menawarkan DP sebesar 20% bahkan 15% dari harga kendaraan.
3. Teliti saat pengajuan kredit.
Cek semua prosedur, tanya jawab untuk memastikan promosi sesuai dengan
kenyataan, dan hak-hak Anda sebagai calon debitur. Pastikan Anda paham
semua yang tertulis dalam perjanjian kredit. Lakukan perhitungan biaya
kredit mobil secara keseluruhan, jangan terlanjur bersemangat melihat
biaya rendah yang ditawarkan di muka, karena belum tentu total
biaya kredit mobil secara keseluruhan juga rendah. Jangan langsung
mundur jika ada proses penyaringan atau persyaratan yang panjang dari
lembaga pembiayaan, terkadang yang prosesnya terkesan lebih susah justru
memberi perlindungan lebih besar terhadap debitur juga terhadap lembaga
itu sendiri.
4. Survey harga mobil di berbagai dealer dan internet
Rajinlah menghampiri beberapa dealer mobil terlebih dahulu sebelum
mengambil keputusan, dan sebelum berangkat ke tempat dealer, ada baiknya
jika Anda 'mengerjakan PR' terlebih dahulu di rumah yaitu dengan
mencari tahu harga pasaran mobil idaman Anda tersebut. Dengan usaha
lebih ini, Anda bisa saja berhemat hingga beberapa juta!
5. Pilih suku bunga terbaik - bunga tetap/flat atau bunga efektif/floating
Jika Anda memilih bunga flat rate,
tentunya akan lebih aman, sedangkan untuk bunga efektif (floating rate)
Anda bisa mengalami untung/rugi seiring perubahan suku bunga Sertifikat
Bank Indonesia (SBI) yang ditentukan oleh BI.
6. Asuransi
Terakhir, jangan lupa untuk mengeksplor jasa asuransi untuk melindungi
diri Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagian besar
bank/lembaga pembiayaan juga akan mengharuskan Anda untuk memiliki
asuransi kendaraan untuk pembiayaan kredit, kalau saja ada kecelakaan
mobil atau kendaraan Anda dicuri. Anda bisa memilih antara Total Loss Only (hanya mencakup perihal pencurian) atau All Risk (yang juga mencakup kecelakaan).
Itulah beberapa tips dari DompetPintar supaya Anda dapat membuat keputusan yang tepat akan pemilihan kredit mobil Anda.
Sumber
09.59 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Cara Melakukan Over Kredit Rumah
Bagaimana cara melakukan over kredit rumah? Sebelum membahas bagaimana melakukannya, akan dijelaskan lebih dulu apa itu definisi dari over kredit rumah.
Definisi over kredit rumah adalah memindah
kredit yang sebelumnya dilakukan oleh pembeli rumah pertama ke pembeli
kedua yang berniat melanjutkan kredit yang dilakukan pembeli pertama.
Jadi dengan kata lain, pembeli rumah pertama menjual rumah yang sudah dibelinya secara kredit kepada pihak kedua. Pihak kedua ini
kemudian membayar harga penggantian yang disepakati kepada pihak
pertama, serta melanjutkan pembayaran kredit rumah yang belum selesai
kepada bank.
Dengan demikian, ada tiga pihak yang
terlibat dalam proses over kredit ini. Yaitu pihak pertama yang membeli
rumah pertama kali dengan sistem kredit, lalu pembeli kedua yang akan
mengambil alih kredit dari pihak pertama, dan bank sebagai pemberi
kredit rumah yang dibeli tersebut. Ditambah satu pihak lagi yaitu
notaris yang berfungsi untuk melakukan pencatatan terhadap proses jual
beli secara over kredit ini.
Untuk melakukan over kredit rumah ini yang perlu dilakukan:
- Pihak kedua dan pihak pertama ke notaris untuk mengutarakan niatnya untuk melakukan transaksi jual beli rumah secara over kredit.
-
Kemudian, lampirkan dokumen pendukung
seperti fotokopi perjanjian kredit, fotokopi sertifikat yang berstempel
bank, fotokopi IMB, fotokopi PBB, fotokopi bukti pembayaran angsuran,
buku tabungan yang digunakan untuk membayar angsuran, serta KTP, kartu keluarga, dan buku nikah dari pihak pertama dan pihak kedua.
Anda bisa tanyakan ke pihak notaris mengenai persyaratan lengkap yang dibutuhkan. - Pihak pertama yang menjual ke pihak kedua kemudian membuat surat pernyataan bahwa telah terjadi alih hak dan kewajiban kepada pihak kedua.
- Kemudian notaris akan membuat akta pengikatan jual beli. Akta tersebut sebagai bukti pencatatan bahwa ada pengalihan hak atas tanah dan bangunan dari pihak pertama ke pihak kedua.
- Selanjutnya pihak pertama dan pihak kedua mendatangi bank pemberi KPR dan menyerahkan dokumen dari notaris.
- Bank yang kemudian akan memproses over kredit rumah ini.
Pada cara kedua ini, prosesnya sebagai berikut:
- Pihak pertama dan pihak kedua datang ke bank. Sampaikan bahwa akan dilakukan proses over kredit rumah dari pihak pertama ke pihak kedua.
- Pihak bank kemudian akan melakukan analisa terhadap pihak kedua terkait kemampuan bayar kredit.
- Jika bank menyetujui proses over kredit tersebut, maka bank akan membuat perjanjian kredit baru atas pihak kedua, serta akta jual beli dan pengikatan jaminan.
Itulah cara-cara untuk melakukan over kredit rumah. Silahkan dicoba.
Sumber
09.58 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Memilih Jenis Usaha Sampingan Yang Menguntungkan
Jenis usaha sampingan yang
ada di sekitar kita tak terhitung banyaknya. Kita disodorkan oleh
banyak nya peluang usaha yang karena saking banyaknya sehingga kita
bingung harus memilih jenis bisnis sampingan yang seperti apa yang harus
kita pilih. Ingat !!!
Kesalahan dalam memilih bisnis sampingan merupakan kegagalan awal anda yang akan menyebabkan akhir yang buruk dari usaha sampingan anda.
- Saya ahli di bidang komputer
- Saya bisa bahasa inggris
- saya punya keyakinan
- saya punya keberanian
- Saya cantik
- Karena saya ahli komputer, saya ingin membuka, warnet, servis komputer atau rental komputer
- saya bisa juga jadi guru les komputer
- bisa juga guru les bahasa inggris dst.
- Saya tidak ahli dalam berbicara
- saya tidak pintar menyampaikan kepada orang lain secara jelas dan memahamkannya
- Menjadi guru bahasa inggris, sepertinya sulit
- guru les komputer ( karena lebih banyak praktik daripada berbicara )
- Service komputer
- Apakah sudah banyak saingan?
- Apakah banyak yang membutuhkan?
07.25 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Trik Mempersiapkan Dana Darurat
Sudahkah Anda memiliki perencanaan bila keadaan darurat yang
membutuhkan sejumlah uang terjadi? Dikenal dengan nama dana darurat, ini
adalah sejumlah uang yang bisa Anda gunakan kala mengalami keadaan
darurat seperti PHK, pengobatan, atau hal-hal lain yang bersifat darurat
dan mendadak, di mana dana darurat tersebut tidak akan mengganggu
rencana keuangan jangka panjang atau menyebabkan Anda terililit utang.Jumlahnya
tergantung dengan kebutuhan dan pengeluaran rutin Anda. Apabila Anda
menerima gaji, dana darurat Anda harus setidaknya cukup untuk biaya
hidup enam bulan bahkan setahun. Kalau Anda seorang wirausahawan, dana
darurat yang dimiliki harus setidaknya bisa mengatasi biaya hidup selama
minimal setahun.
Lalu, bagaimana cara mengumpulkan dana darurat?
Sebelum
berbicara soal cara mengumpulkan, yang pertama kali harus Anda lakukan
adalah meneliti seluruh penghasilan dan pengeluaran. Berapa uang sekolah
anak-anak Anda, biaya listrik, gas, dan air, serta makanan. Hitung juga
dengan cermat biaya transportasi. Buatlah contingency plan atau
rencana cadangan untuk menurunkan biaya-biaya dengan cara menurunkan
gaya hidup sebatas yang Anda mampu tangani. Setelah data dan perencanaan
di tangan, tiba saatnya untuk mulai mengumpulkan dengan cara:
Sisihkan sejumlah uang secara rutin tiap
bulan. Jumlah tidak harus langsung besar. Mulai dari jumlah uang yang
bisa Anda sisihkan, berapapun itu. Jangan tunggu sampai uang yang
disisihkan harus berjumlah besar, karena Anda pasti akan tergoda untuk
menggunakannya untuk hal lain. Sambil melakukan itu, coba tengok lagi
data dan rencana yang Anda telah miliki, lalu tentukan apalagi yang bisa
Anda kurangi atau hemat.
Simpan uang yang telah Anda sisihkan.
Di mana? Pada intinya, dana darurat harus mudah di akses. Tapi, dana
tersebut juga harus memperoleh keuntungan dan tumbuh terus. Selain itu,
dana juga harus diinvestasikan secara aman – bukan spekulasi. Itu
sebabnya, menyimpan dalam bentuk tunai di rumah, sangat tidak
disarankan, apalagi kalau Anda memutuskan menyimpan di bank sebagai
tabungan, lengkap dengan fasilitas ATM. Pilih bank besar dan terpercaya.
Setelah tabungan mencapai jumlah tertentu, biasakan
untuk mengubahnya menjadi deposito. Pilih bank yang tidak menerapkan
aturan denda bila Anda mencairkan dana sebelum waktu kesepakatan.
Selain disimpan dalam bentuk tabungan dan deposito,
gunakan instrumen investasi seperti reksadana, yang rendah risiko dan
cukup cair, dan membolehkan Anda untuk menarik dana sebagian atau
keseluruhan dalam jangka waktu pendek. Koin emas atau emas batangan jiga
bisa menjadi alternatif lain. Belilah saat harganya sedang merosot.
Emas biasanya semakin berharga dalam jangka panjang, serta mudah dijual.
Jangan utak atik dana darurat Anda sampai
tiba saatnya Anda sangat membutuhkan. Buat pembukuan terpisah dengan
investasi Anda lainnya. Bagaimana bila dana darruat itu tidak pernah
terpakai? Well, Anda orang yang sangat beruntung!
Sumber
07.23 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
5 Cara Cerdas Beli Rumah Tanpa Menyicil ke Bank
Di masa seperti saat ini semakin sulit bila seorang karyawan dengan
penghasilan pas-pasan ingin mempunyai rumah. Selain memang susah
mengalokasikan anggaran nya, harga rumah dari waktu ke waktu juga selalu
meningkat.
Solusi pada umumnya adalah melakukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), baik dengan bunga mengambang (floating rate), maupun bunga bersifat tetap (fixed rate).
Namun, menurut Hari Putra, motivator finansial dan managing director
WF 19 Technology Inc. (www.p3kcheckup.com), sebetulnya ada beberapa
cara dan strategi kreatif yang dapat dilakukan agar bisa memiliki rumah
tanpa harus menyicil di bank.
Hari berpendapat, yang
pertama-tama harus dilakukan adalah berkenalan dengan rekan-rekan kerja
yang berkecimpung di dunia real estat dan properti. Hal tersebut baik
untuk kemudahan urusan dan pengetahuan seputar rumah dan tanah, beserta
faktor hukum yang meliputinya.
“Dari mereka Anda juga bisa
mencari tahu tipe rumah yang dikehendaki, lokasi yang Anda inginkan,
serta harganya saat ini dan harga di masa depan, ketika Anda sudah
menabung dan berinvestasi,” jelas Hari.
Setelah Anda tahu rumah seperti apa yang diinginkan, barulah Anda menerapkan strategi kreatif buah pemikiran Hari berikut ini:
Angel investor. Adalah
orang atau institusi yang mau membantu membelikan rumah yang Anda
inginkan, tanpa pamrih dan tanpa riba. Artinya, yang bersangkutan tidak
mengutip penambahan uang sepersen pun, dan membantu
semata-mata karena ingin mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. “Memang
agak sulit di era yang serba mencari keuntungan saat ini,” aku Hari.
“Tetapi, jika kita peka, selalu ada saja orang-orang seperti ini
disekitar kita. Bahkan bagi mereka, semakin tidak dikenal, semakin
bahagia mereka bisa membantu.”
Dengan demikian, menurut Hari,
tiap bulan Anda bisa mencicil tanpa harus dibayang-bayangi rasa takut
akan gagal bayar dan penyitaan rumah, seperti yang lazimnya
dikhawatirkan bila menyicil lewat bank. “Yang Anda butuhkan adalah
integritas pribadi untuk melunasi hutang-hutang tanpa bunga tersebut,”
tegas Hari
Menabung dalam dinar emas. Jika Anda sudah tahu
rumah yang dikehendaki dan harganya, yang selanjutnya harus dilakukan
adalah menabung hingga mencapai harga tersebut – misalnya Rp300 juta.
Tetapi masalahnya, ketika Anda sudah punya uang Rp300
juta – yang ditabung selama tiga tahun untuk membeli rumah tersebut,
harga rumah tersebut membumbung menjadi lebih dari yang Anda sudah
tabung. Dengan kata lain, sampai kapanpun Anda tidak bisa memiliki rumah
idaman tersebut.
Solusinya, menurut Hari, adalah dengan
menabung dalam bentuk koin dinar emas atau emas dalam bentuk koin yang
beratnya 4,25 gram. Jika dahulu, di abad ke-7 Masehi, satu koin dinar
emas bisa membeli seekor kambing, hari ini dengan jumlah koin dinar emas
yang sama masih dapat membeli sekor kambing terbaik. “Ini berarti
selama kurun waktu 14 abad tidak ada inflasi,” jelas Hari.
Sehingga,
misalnya Anda punya 148 koin dinar emas, di mana daya beli satu koin
dinar emas per 5 Agustus 2013 Masehi adalah Rp 2.030.000,- (menurut www.wakalanusantara.com)
maka rumah seharga Rp300 juta yang dalam tiga tahun mengalami kenaikan
cukup signifikan, akan tetap kita bisa beli, bahkan malah ada sisa untuk
bisa membeli perabotan lainnya.
Caranya, setelah terkumpul 148
koin dinar emas, cari rumah yang pemiliknya mau dibayar dengan
menggunakan koin dinar emas tersebut.
Investasi di sektor riil.
“Jika hari ini Anda terbiasa hidup dengan investasi pasar finansial
atau paper asset, dengan kemungkinan pertumbuhannya antara 15-30 persen
per tahun, kenapa tidak mencoba untuk berbisnis di sektor riil dengan
menjual produk halal yang sedang digemari masyarakat?” tantang Hari.
Hari
menjelaskan bahwa dengan menjadi distributor yang memiliki banyak
jaringan agen, dan semakin banyak agen yang bekerja untuk Anda, maka
semakin banyak keuntungan yang Anda dapatkan sehingga bisa kelak membeli
rumah idaman Anda.
Agen properti. Dengan semakin
banyaknya kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian
pesat, kebutuhan akan rumah juga semakin urgent. “Otomatis, permintaan
akan penjual rumah terorganisir atau Agen Properti, juga meningkat,”
ungkap Hari.
Ini bisa jadi cara yang kreatif namun butuh
kegigihan untuk bisa mendapatkan komisi yang berkisar 1-3% dari harga
jual rumah, yang jika terus dilakukan, bisa membeli rumah idaman Anda.
Sweat equity developer. Tidak
banyak yang menekuni profesi di bidang developer. Selain karena perlu
waktu untuk memahami alur kerjanya hingga dapat menghasilkan, juga tidak
sedikit modal yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan sweat equity developer alias pengembang modal dengkul, menurut Hari Anda bisa memiliki rumah idaman.
“Caranya,
Anda mengumpulkan dua jenis pemilik, yaitu pemilik lahan dan pemilik
uang, yang kelak Anda gunakan untuk biaya operasional kantor dan biaya
promosi seadanya,” jelas Hari. “Lalu buat kesepakatan, jika Anda bisa
mendapatkan pembeli – tentu dengan support si pemodal – maka salah satu rumah yang akan dibangun adalah milik Anda.”
Memang
butuh waktu minimal dua tahun untuk bisa merealisasikannya, paling
tidak selama kurun waktu tersebut, Anda semakin mahir dalam bidang
properti.
Sumber
09.10 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
5 Cara Cerdas Beli Rumah Tanpa Menyicil ke Bank
Di masa seperti saat ini semakin sulit bila seorang karyawan dengan penghasilan pas-pasan ingin mempunyai rumah. Selain memang susah mengalokasikan anggaran nya, harga rumah dari waktu ke waktu juga selalu meningkat. Solusi pada umumnya adalah melakukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), baik dengan bunga mengambang (floating rate), maupun bunga bersifat tetap (fixed rate).
Namun, menurut Hari Putra, motivator finansial dan managing director WF 19 Technology Inc. (www.p3kcheckup.com), sebetulnya ada beberapa cara dan strategi kreatif yang dapat dilakukan agar bisa memiliki rumah tanpa harus menyicil di bank.
Hari berpendapat, yang pertama-tama harus dilakukan adalah berkenalan dengan rekan-rekan kerja yang berkecimpung di dunia real estat dan properti. Hal tersebut baik untuk kemudahan urusan dan pengetahuan seputar rumah dan tanah, beserta faktor hukum yang meliputinya.
“Dari mereka Anda juga bisa mencari tahu tipe rumah yang dikehendaki, lokasi yang Anda inginkan, serta harganya saat ini dan harga di masa depan, ketika Anda sudah menabung dan berinvestasi,” jelas Hari.
Setelah Anda tahu rumah seperti apa yang diinginkan, barulah Anda menerapkan strategi kreatif buah pemikiran Hari berikut ini:
Angel investor. Adalah orang atau institusi yang mau membantu membelikan rumah yang Anda inginkan, tanpa pamrih dan tanpa riba. Artinya, yang bersangkutan tidak mengutip penambahan uang sepersen pun, dan membantu semata-mata karena ingin mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. “Memang agak sulit di era yang serba mencari keuntungan saat ini,” aku Hari. “Tetapi, jika kita peka, selalu ada saja orang-orang seperti ini disekitar kita. Bahkan bagi mereka, semakin tidak dikenal, semakin bahagia mereka bisa membantu.”
Dengan demikian, menurut Hari, tiap bulan Anda bisa mencicil tanpa harus dibayang-bayangi rasa takut akan gagal bayar dan penyitaan rumah, seperti yang lazimnya dikhawatirkan bila menyicil lewat bank. “Yang Anda butuhkan adalah integritas pribadi untuk melunasi hutang-hutang tanpa bunga tersebut,” tegas Hari
Menabung dalam dinar emas. Jika Anda sudah tahu rumah yang dikehendaki dan harganya, yang selanjutnya harus dilakukan adalah menabung hingga mencapai harga tersebut – misalnya Rp300 juta. Tetapi masalahnya, ketika Anda sudah punya uang Rp300 juta – yang ditabung selama tiga tahun untuk membeli rumah tersebut, harga rumah tersebut membumbung menjadi lebih dari yang Anda sudah tabung. Dengan kata lain, sampai kapanpun Anda tidak bisa memiliki rumah idaman tersebut.
Solusinya, menurut Hari, adalah dengan menabung dalam bentuk koin dinar emas atau emas dalam bentuk koin yang beratnya 4,25 gram. Jika dahulu, di abad ke-7 Masehi, satu koin dinar emas bisa membeli seekor kambing, hari ini dengan jumlah koin dinar emas yang sama masih dapat membeli sekor kambing terbaik. “Ini berarti selama kurun waktu 14 abad tidak ada inflasi,” jelas Hari.
Sehingga, misalnya Anda punya 148 koin dinar emas, di mana daya beli satu koin dinar emas per 5 Agustus 2013 Masehi adalah Rp 2.030.000,- (menurut www.wakalanusantara.com) maka rumah seharga Rp300 juta yang dalam tiga tahun mengalami kenaikan cukup signifikan, akan tetap kita bisa beli, bahkan malah ada sisa untuk bisa membeli perabotan lainnya.
Caranya, setelah terkumpul 148 koin dinar emas, cari rumah yang pemiliknya mau dibayar dengan menggunakan koin dinar emas tersebut.
Investasi di sektor riil. “Jika hari ini Anda terbiasa hidup dengan investasi pasar finansial atau paper asset, dengan kemungkinan pertumbuhannya antara 15-30 persen per tahun, kenapa tidak mencoba untuk berbisnis di sektor riil dengan menjual produk halal yang sedang digemari masyarakat?” tantang Hari.
Hari menjelaskan bahwa dengan menjadi distributor yang memiliki banyak jaringan agen, dan semakin banyak agen yang bekerja untuk Anda, maka semakin banyak keuntungan yang Anda dapatkan sehingga bisa kelak membeli rumah idaman Anda.
Agen properti. Dengan semakin banyaknya kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian pesat, kebutuhan akan rumah juga semakin urgent. “Otomatis, permintaan akan penjual rumah terorganisir atau Agen Properti, juga meningkat,” ungkap Hari.
Ini bisa jadi cara yang kreatif namun butuh kegigihan untuk bisa mendapatkan komisi yang berkisar 1-3% dari harga jual rumah, yang jika terus dilakukan, bisa membeli rumah idaman Anda.
Sweat equity developer. Tidak banyak yang menekuni profesi di bidang developer. Selain karena perlu waktu untuk memahami alur kerjanya hingga dapat menghasilkan, juga tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan sweat equity developer alias pengembang modal dengkul, menurut Hari Anda bisa memiliki rumah idaman.
“Caranya, Anda mengumpulkan dua jenis pemilik, yaitu pemilik lahan dan pemilik uang, yang kelak Anda gunakan untuk biaya operasional kantor dan biaya promosi seadanya,” jelas Hari. “Lalu buat kesepakatan, jika Anda bisa mendapatkan pembeli – tentu dengan support si pemodal – maka salah satu rumah yang akan dibangun adalah milik Anda.”
Memang butuh waktu minimal dua tahun untuk bisa merealisasikannya, paling tidak selama kurun waktu tersebut, Anda semakin mahir dalam bidang properti.
Sumber
06.40 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Aman Menabung di Bank
Perekonomian global mulai bergejolak lagi. Bank Indonesia sudah menaikkan suku bunga. Perdagangan ekspor sekarat. Sedangkan impor menuai banyak masalah. Nilai tukar rupiah terhadap dollar kian terpuruk. Rencana redenominasi rupiah sudah mendekati batas akhir sosialisasi. Artinya pelaksanaannya semakin dekat. Belum lagi kondisi politik yang tidak stabil. Disebabkan Pemilu 2014 diambang pintu. Oleh sebab itu, beberapa tips aman bagi masyarakat yang ingin menyimpan uang di bank berikut ini dirasa cukup bermanfaat.
06.29 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Membeli Kendaraan Bermotor Secara Kredit
Kebutuhan manusia terhadap alat transportasi semakin meningkat, seiring dengan bertambahnya aktifitas dan jumlah anggota masing-masing keluarga. Masih carut marutnya transportasi publik membuat sebagian masyarakat merasa enggan untuk menggunakannya, dan beralih menggunakan kendaraan bermotor pribadi untuk memudahkan mobilitas sehari-hari. Kecenderungan ini dimanfaatkan sejumlah dealer kendaraan brand ternama dengan terus melakukan promosi gencar-gencaran untuk meraih perhatian calon konsumen terhadap kendaraan produksinya. Diantaranya adalah dengan memaparkan berbagai kelebihan kendaraan, baik dari segi teknis maupun kepemilikan, dimana masyarakat dapat dengan mudah memiliki kendaraan bermotor secara kredit.
07.36 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Mengajukan Kredit Tanpa Agunan
Bagaimana cara mengajukan kredit tanpa agunan (KTA)? Berikut ini ada beberapa tips agar pengajuan KTA yang Anda lakukan bisa disetujui oleh bank :
1. Tentukan Bank
Pertama-tama tentu Anda harus memilih bank mana yang akan menjadi tujuan mengajukan KTA. Tiap bank bisa berbeda dalam persyaratan pengajuan kredit serta limit kredit yang diberikan. Oleh karena itu, Anda perlu memilih bank yang persyaratannya bisa Anda penuhi. Serta limit kredit yang diberikan sesuai dengan harapan Anda.
2. Punya Kartu Kredit Lebih Mendukung
Akan lebih mudah bagi bank untuk meloloskan kredit tanpa agunan yang Anda ajukan jika sebelumnya Anda sudah memiliki kartu kredit. Sebab bank bisa melacak history kredit Anda selama ini. Pastikan juga tagihan kartu kredit Anda selama ini lancar. Usia kartu kredit tersebut sebaiknya minimal satu tahun.
3. Persiapkan Syarat-syarat
Siapkan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan KTA. Syarat-syarat dari bank untuk pengajuan KTA biasanya seperti fotokopi KTP, fotokopi kartu kredit, fotokopi NPWP, slip gaji (jika karyawan) atau fotokopi SIUP (jika punya usaha). Oh ya, sebaiknya Anda memiliki nomor telepon rumah untuk pengajuan KTA ini. Sebab biasanya bank akan menghubungi Anda lewat telepon rumah.
4. Datangi Bank atau Ajukan via Online
Datangi bank yang menjadi tujuan Anda untuk mengajukan KTA. Isi formulir dan sertakan persyaratan yang dibutuhkan. Saat mengisi formulir, isi sesuai fakta yang sebenarnya. Atau Anda bisa coba juga untuk mengajukan KTA secara online. Saat ini banyak bank yang sudah menyediakan fasilitas pengajuan KTA lewat internet.
5. Konfirmasi Kembali
Jika Anda melakukan pengajuan KTA secara online, setelah memasukkan formulir KTA lewat online itu sebaiknya Anda konfirmasikan kepada pihak bank. Tujuannya agar mereka bisa melakukan proses untuk pengajuan KTA yang Anda masukkan.
6. Verifikasi dan Survei
Bank akan mengabari Anda dan melakukan verifikasi. Wawancara bisa dilakukan secara langsung atau lewat telepon. Verifikasi ini untuk mengecek kelangkapan persyaratan untuk pengajuan KTA. Bank kemudian akan melakukan survei ke rumah atau kantor Anda. Karena itu sebaiknya nomor telepon yang Anda masukkan dalam formulir harus selalu aktif.
7. Tunggu Kabar
Tunggulah kabar baik dari bank. Mereka akan menginformasikan apakah KTA yang Anda ajukan disetujui atau tidak. Jika disetujui, maka Anda bisa lakukan pencairan dana yang akan Anda pinjam.
Itulah langkah-langkah untuk mengajukan KTA. Mau mencobanya?
Sumber
07.34 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tetap kelola anggaran Anda dengan baik
Tetap kelola anggaran Anda dengan baik
Setelah Anda dapat
mengontrol pengeluaran bulanan dengan baik. Anda perlu mempertahankannya agar
Anda tidak terjerat utang lagi. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat Anda
lakukan:
| - | Kurangi pengeluaran untuk pos-pos yang berbeda sebanyak 5% sampai 10% setiap bulannya. |
| - | Bukalah rekening tabungan untuk pengeluaran tidak tetap supaya tidak mengganggu anggaran. |
| - | Perhatikan dengan seksama syarat dan ketentuan apabila Anda melakukan pembelian barang bernilai besar dengan cara kredit. |
| - | Anggaplah saldo kartu kredit Anda sama seperti pinjaman bank. |
| - | Catat pengeluaran dan pemasukan Anda. |
| - | Temukan cara untuk menambah pendapatan. Misalnya melakukan pekerjaan
sampingan, menjual barang yang tidak diperlukan, atau meminta kenaikan gaji. Sumber |
07.26 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Mengontrol pengeluaran
Mengontrol pengeluaran
Jika pendapatan Anda
tidak bisa menutup semua pengeluaran, Anda harus memangkas pengeluaran atau
menambah pendapatan. Biasanya pilihan pertama lebih mudah dilakukan karena tidak
memerlukan perubahan drastis. Dengan melakukan pemangkasan pengeluaran Anda
dapat membayar beban tagihan Anda. Buat daftar tagihan yang wajib dibayar
(cicilan rumah, cicilan pinjaman, kartu kredit, tagihan air, listrik dan
lain-lain) dan sisihkan uang untuk kebutuhan pokok (makanan, pakaian, asuransi).
Lalu, tentukan pengeluaran-pengeluaran lain yang bisa dipotong.
TIPS
Cara mudah memangkas
pengeluaran
Berikut ini langkah-langkah mudah yang bisa Anda
lakukan untuk memotong pengeluaran. Hal ini akan lebih mudah lagi dilaksanakan
jika saldo akhir bulanan Anda positif.
| - | Jika Anda sering makan di restoran atau memesan makanan lewat layanan antar, cobalah membawa bekal makan siang dari rumah dan makan di restoran hanya pada saat-saat istimewa. |
| - | Anda bisa menekan pengeluaran “tetap” seperti tagihan listrik dengan menghemat energi. Matikan pendingin udara satu jam lebih awal dari biasanya. Setrika baju-baju Anda pada saat yang sama. Pastikan lampu-lampu mati pada saat Anda pergi. Ganti bola lampu dengan bola lampu hemat energi yang tahan lima kali lebih lama dan hanya menghabiskan 40% dari kapasitas listrik. |
| - | Makan di restoran cepat saji setiap hari kerja bisa menghabiskan paling tidak Rp 25.000 sehari. Dalam setahun, Anda dapat menghabiskan Rp 6,5 juta. Bila pasangan Anda mempunyai kebiasaan yang sama, berarti Anda menghabiskan Rp 13 juta setahun. |
| - | Jika Anda perokok, pertimbangkan untuk menghentikan kebiasaan itu. Selain alasan kesehatan, Anda juga dapat menghemat sekitar Rp 3 juta setahun dengan menghentikan kebiasaan merokok satu bungkus setiap hari. |
Keluar dari lilitan utang memang sulit dan perlu waktu. Kebanyakan orang perlu satu sampai dua tahun untuk lepas dari jerat utang. Disiplin dan teknik yang Anda pelajari dalam menyelesaikan masalah akan bermanfaat sepanjang hidup Anda. Perasaan terbebas dari lilitan utang itu sangat menyenangkan. Terlebih lagi jika Anda dapat mempertahankan keadaan itu.
Sumber
07.20 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Mengelola Anggaran
Mengelola Anggaran
Membuat anggaran bukanlah
hal yang sulit. Yang harus Anda lakukan adalah menyisihkan waktu untuk melakukan
pengaturan dan perencanaan. Jika sudah dibuat, sebuah anggaran dapat dengan
mudah dikelola. Langkah-langkah untuk mengelola anggaran:
Langkah 1: Tentukan
target
Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan
target, misalnya memiliki rumah baru, pensiun dini, atau mempersiapkan biaya
pendidikan.
Anda dapat mengelompokkan target Anda dalam tiga kategori: target keuangan
jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
Tanyakan pada diri Anda: Hal apa yang penting bagi saya? Apa yang saya
butuhkan? Apa yang saya inginkan? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan
membantu Anda menentukan target Anda. Jika Anda sudah menikah, Anda dan pasangan
Anda harus membicarakan jawaban-jawaban ini untuk memutuskan target bersama.
TIPS
Menentukan
Target
Tulislah target Anda. Jika Anda sudah tahu apa yang
diinginkan, Anda bisa mulai membuat anggaran.
| 1. | Target jangka pendek: |
| Adalah target yang ingin Anda capai dalam waktu kurang lebih satu tahun ke depan, misalnya melunasi tagihan kartu kredit, membeli televisi atau kulkas, atau menabung untuk liburan. | |
| 2. | Target jangka menengah: |
| Adalah target yang ingin Anda capai dalam waktu dua atau lima tahun ke depan, misalnya membayar uang muka pembelian rumah. | |
| 3. | Target jangka panjang: |
| Adalah target yang ingin Anda capai dalam waktu lebih dari lima tahun ke depan, misalnya tabungan pensiun dan biaya kuliah. |
Langkah 2: Kumpulkan informasi
Kumpulkan semua data pemasukan dan pengeluaran rumah tangga. Teliti dan jujurlah saat membuat perkiraan pengeluaran. Anggaran yang Anda buat harus menjadi sebuah gambaran akurat, bukan ”kemungkinan terbaik”. Kumpulkan hal-hal berikut:
- Slip gaji
- Pengembalian pajak
- Catatan buku cek
- Tagihan kartu kredit
- Kwitansi pembelian-pembelian penting seperti kredit mobil
- Tagihan dari bank atau institusi keuangan lainnya
- Pengeluaran-pengeluaran lain, seperti: belanja bulanan, arisan, uang sekolah, dan lain-lain
TIPS
Mengelola informasi yang dimiliki
Anda harus mengelola informasi yang Anda miliki menjadi tiga bagian. Ketiga bagian ini akan digunakan untuk membuat anggaran.
| 1. | Berapa pendapatan Anda: |
| Kumpulkan segala jenis pendapatan, seperti: termasuk ”gaji bersih” setelah dikurangi pajak, komisi, bonus, jaminan sosial atau uang pensiun, jaminan cacat, pendapatan suku bunga, dividen, tunjangan dan lain-lain. | |
| 2. | Berapa uang yang Anda belanjakan: |
| Kumpulkan semua pengeluaran tetap dan pengeluaran tidak tetap variabel. Pengeluaran tetap adalah pengeluaran yang jumlahnya tidak berubah setiap bulan, misalnya uang sewa, pinjaman, asuransi, pembayaran pinjaman, tabungan pensiun, uang sekolah, uang arisan dan lain-lain. dan biasanya tidak bisa diganggu gugat. Pengeluaran tidak tetap variabel adalah pengeluaran yang jumlahnya bisa berubah-ubah dan dapat dikurangi atau dihilangkan, misalnya langganan televisi kabel, belanja harian, uang bensin, tagihan telepon, dan lain-lain. dan dapat dikurangi atau dihilangkan. | |
| 3. | Jumlah akhir: |
| Kurangi total pengeluaran dengan total pendapatan. Hasil pengurangan adalah saldo anggaran. Apabila pengeluaran lebih besar dari pendapatan, menunjukkan kondisi anggaran tidak sehat. Apabila pengeluaran lebih kecil dari pendapatan, maka jumlah yang tersisa Jumlah yang tersisa disebut ”pendapatan discretionary”. Ini adalah jumlah yang dapat dipakai untuk keperluan darurat atau ditabung guna dan memenuhi target anggaran. Dan ini menunjukkan kondisi anggaran yang sehat. |
Langkah 3: Pahami posisi keuangan Anda saat ini
Setelah semua informasi terkumpul, Anda dapat melihat hubungan antara pendapatan dan pengeluaran. Anda dapat menggunakan angka perkiraaan saat membuat anggaran untuk pertama kali, karena butuh waktu untuk memahami posisi keuangan Anda yang sebenarnya. Setidaknya informasi ini dapat memberi Anda gambaran perilaku belanja yang baik dan benar.
Langkah 4: Periksa jumlah akhir
Jumlah akhir yang Anda miliki adalah selisih antara pendapatan Anda dan jumlah pengeluaran Anda. Angka ini memberikan indikasi apakah Anda menghabiskan uang terlalu banyak atau tidak. Jika angkanya positif, Anda dapat menambah jumlah tabungan Anda dan jika angkanya negatif, artinya Anda menghabiskan uang lebih dari pendapatan.
Jika Anda menghabiskan lebih dari 15% sampai 20% dari pendapatan bersih untuk membayar utang dan kartu kredit, kemungkinan Anda berada dalam zona bahaya. Jika jumlah akhir negatif, Anda harus memeriksa kembali pengeluaran Anda, terutama yang bersifat tidak tetap, agar kebiasaan belanja Anda kembali terkontrol.
Langkah 5: Catat pengeluaran
Setelah Anda melakukan kalkulasi anggaran tahap awal, mulailah mencatat pengeluaran bulanan. Sekalipun jumlah akhir Anda positif, ada baiknya Anda memahami pola pengeluaran Anda selama ini.
Bawalah buku catatan kecil ke mana saja Anda pergi untuk mencatat pengeluaran dan penarikan uang. Dari catatan yang Anda lakukan, Anda bisa terkejut mendapati pola pengeluaran Anda. Banyak orang yang baru menyadari bahwa mereka bisa menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk membeli makanan ringan, baju atau membayar tagihan telepon genggam. Biasanya masalah timbul karena pembelian barang-barang tidak penting, yang jika tidak dibeli pun sebetulnya tidak apa-apa. Tujuan pencatatan ini adalah untuk melihat pola dan jumlah pengeluaran Anda.
Jika Anda merasa keuangan Anda kacau balau, cobalah mengimplementasikan langkah-langkah membuat anggaran dan perencanaan di bawah ini supaya Anda dapat kembali memegang kendali atas keuangan Anda. Mungkin Anda butuh waktu untuk memperbaiki pola pengeluaran, tapi Anda perlu terus beradaptasi sampai mendapatkan perencanaan keuangan yang paling sesuai dengan perilaku dan kondisi keuangan Anda.
Mengatur pengeluaran memang tidak mudah, jadi sertakan keluarga Anda di dalam perencanaan ini. Mereka juga dapat membantu pengaturan keuangan Anda. Selain itu, perubahan yang Anda buat mungkin mempengaruhi mereka juga, sehingga mereka pun harus terlibat dalam proses pembuatan anggaran.
TIPS
Mengatasi keuangan yang mulai bermasalah
Anda akan mengalami masalah atau berada di ambang masalah jika tagihan Anda membengkak sementara pendapatan Anda tidak bertambah. Segera benahi keuangan Anda jika ada sekurang-kurangnya dua poin di bawah ini yang sesuai dengan situasi Anda sekarang.
| - | Tagihan minimal bulanan saya 20% atau lebih dari gaji bersih, belum termasuk sewa rumah atau cicilan KPR. |
| - | Saya menarik uang tunai dari salah satu kartu kredit untuk membayar kartu kredit yang lain. |
| - | Saya tidak tahu jumlah total pinjaman dan pemakaian kartu kredit saya. |
| - | Saya mendapatkan telepon atau surat dari bank atau institusi pemberi kredit karena tidak melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo. |
| - | Saya sering terlambat membayar tagihan. |
| - | Aplikasi kredit saya ditolak. |
| - | Pendapatan saya tidak cukup untuk membayar semua tagihan saya saat ini. |
| Kartu kredit saya ditolak saat sedang membeli sesuatu karena pemakaiannya telah melebihi batas. | |
| - | Saya punya lebih dari tiga kartu kredit yang semuanya saya gunakan. |
| - | Saya punya tiga kartu kredit dan masih mengajukan aplikasi kartu kredit
baru. Sumber |
07.17 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Cerdas Mengelola Keuangan Rumah Tangga
Pernahkah Anda mengalami over budget dalam mengelola keuangan rumah tangga karena banyaknya pengeluaran tak terduga? Manajemen keuangan yang baik dari seorang ibu rumah tangga akan menentukan kesehatan kondisi keuangan dalam rumah tangga.
Salah satu cara mengatur perbelanjaan rutin (bulanan) adalah dengan memasukkan uang belanja kedalam amplop-amplop terpisah sesuai dengan anggaran yang telah disusun. Bagaimana mengaplikasikannya? Simak tips cerdas mengelola keuangan rumah tangga berikut ini :
- Buatlah pos-pos amplop seperti : Pos groceries ( belanja di pasar atau supermarket), toiletries (sabun, sampho, odol dan kebutuhan lainnya), susu anak-anak, bensin (termasuk tol, parker, House hold items (piring, lampu, antenna TV dan kebuthan rumah tangga lainnya). Pakaian, ertertainment ( mainan anak, buku, majalah, makan diluar).
- Tulis masing-maisng amplop dengan nama-nama pos yang telah dikelompokan, isilah masing-masing pos tersebut dengan nominal pengeluaran yang telah dianggarkan.
- Jika memungkinkan buatlah shopping list untuk masing-masing pos yang telah dibuat, list dapat ditulis dibelakang amplop agar praktis dan tidak hilang
- Selain harus mencatat apa yang harus dibelanjakan, menyusun prioritas juga tidak kalah pentingnya, apakah itu berkaitan dengan kebutuhan atau keinginan saja?
- Perlu juga dicatat bahwa untuk belanja rutn lainnya yang jumlahnya tetap seperti anggaran listrik, SPP anak, cicilan rumah sebiknya langusng di autodebit dari rekening bank.
Semoga bermanfaat
Sumber
09.50 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
10 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi
Penghasilan sebagai pekerja sebesar apapun yang didapat tidak akan pernah cukup memenuhi kebutuhan, jika tak dihentikan kata puas.
Di sisi lain peningkatan biaya hidup kian tak terbendung. Bila tak pintar-pintar mengatur keuangan maka bukan untung yang diraih tapi bisa utang yang menumpuk.
Tak ingin terus terperosok dalam mengatur keuangan, berikut 10 cara cerdas yang bisa ditiru tentang pengelolaan keuangan pribadi, melansir laman US News tentang personal finance, Selasa (11/6/2013):
1. Tetapkan Tujuan Keuangan
Bagi beberapa orang, tidak ada yang lebih menarik dibandingkan menyisihkan sebagian uang untuk membeli rumah dengan tiga kamar tidur berpagar putih. Mimpi lain melanglang buana ke seluruh dunia.
Memang benar jika memiliki tujuan yang pasti akan membuat lebih mudah mengatur keuangan pribadi. Hal itu juga akan menjadi motivasi untuk mengumpulkan pendapatan.
2. Buat Rencana Pengeluaran
Kebanyakan orang menghabiskan sekitar 2/3 dari pendapatan mereka pada tiga hal penting, yakni: makanan, perumahan, dan transportasi. Adapula pembayaran utang, tabungan, biaya rumah tangga, dan barang-barang opsional seperti hiburan.
Anda sebaiknya membuat anggaran tahunan dengan mengalokasikan tujuan belanja berdasarkan pembagian pos masing-masing.
3. Tahan Diri Terhadap Godaan Tawaran Penjualan
Toko memang diciptakan untuk menguras habis kantong pembeli. Tawaran promosi seperti diskon, hadiah hiburan adalah beberapa teknik yang digunakan penjual untuk menarik konsumen.
Tapi jika kita mengetahui trik mereka, akan membuat kita bisa menahan godaan dari tawaran-tawaran tersebut. Hal lebih mudah adalah segera mengatakan tidak atas semua tawaran tersebut.
4. Lacak Pengeluaran Pribadi
Melacak setiap pengeluaran selama dua minggu dapat menyaring pengeluaran yang tidak perlu, seperti makanan restoran dan biaya taksi.
5. Mencari Produk Serupa yang Menawarkan Harga Lebih MurahPenetapan harga produk di sebuah toko ternyata bisa jauh lebih mahal dari harga awal produk tersebut. Jika ketika ingin membeli satu produk dan melihat harga yang lebih rendah tercantum di tempat lain, jangan ragu untuk pindah ke toko tersebut.
6. Lakukan Riset Online Sebelum Mengunjungi Toko
Situs review produk, dan gudang diskon online sering memberikan informasi tentang bagaimana dan di mana untuk menemukan penawaran terbaik.
Apalagi jika ada tawaran pengiriman gratis, bisa membuat pembelian online sebagai pilihan.
7. Cari Pendapatan Lebih dari Satu Sumber
Pada zaman sekarang apapun bisa terjadi. Kurangnya keamanan kerja di pasar saat ini membuat siapa pun bisa kehilangan pekerjaan atau menghadapi pemotongan gaji.
Namun hal ini diperbaiki jika ada sumber penghasilan kedua. Carilah ide-ide tentang cara untuk mendapatkan lebih banyak uang.
8. Mulai Bisnis Sendiri
Seperti di Amerika, resesi mengilhami banyak orang untuk mengeksplorasi kewirausahaan, sebagai cara untuk mengambil kembali kendali kehidupan finansial mereka.
Bahkan usaha relatif kecil, seperti blog yang menghasilkan uang melalui iklan atau kebun yang menghasilkan bunga, bisa berubah menjadi sumber keamanan finansial.
9. Negosiasikan Gaji Kembali Banyak pekerja merasa beruntung memiliki pekerjaan dalam kondisi saat ini. Namun kadang meminta kenaikan gaji dapat menjadi langkah yang lebih cerdas.
Jika Anda baru saja berganti pekerjaan, menerima promosi, atau menyadari dibayar rendah dibandingkan dengan rekan-rekan yang lain, mungkin sudah saatnya untuk duduk dengan atasan dan meminta kenaikan gaji.
10. Jangan Menghindar dari UtangUtang memiliki reputasi buruk karena dinilai menyebabkan kebangkrutan. Namun mengambil kredit dengan pengelolaan yang tepat ternyata dapat berguna.
Kredit memungkinkan orang untuk membeli rumah maupun membiayai keperluan mendesak lainnya. Tapi tetap evaluasi keputusan tentang utang ini dengan mempertimbangkan dampaknya secara hati-hati.
Sumber
09.49 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips KPR Syariah
Kebutuhan papan atau tempat tinggal menjadi suatu keharusan suatu saat nanti.
Sangat sederhana, jika kita punya uang yang cukup tentu kita tinggal memilih rumah idaman sesuai dengan kebutuhan kita. Lalu jika dana terbatas??? Jangan khawatir, BNI Syariah memiliki solusi melalui KPR Syariah BNI Syariah (dikenal dengan nama Griya iB Hasanah).
Apa saja yang perlu kita siapkan?
- Pastikan rumah yang akan dibeli memiliki sertifikat (bisa berupa Hak Guna Bangunan atau Hak Milik).
- Siapkan pula IMB-nya (izin mendirikan bangunan).
- Jangan lupa uang muka sebesar 30%, misal harga rumah Rp.1 milyar, siapkan dana sekitar 300 juta.
- Siapkan slip gaji 3 bulan – 1 tahun terakhir.
- Bila membeli tanah kavling, pastikan dalam 2 tahun tanah tersebut akan dibangun rumah.
00.26 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Bagaimana Memilih Tabungan Untuk Pebisnis Online
Era digital saat ini perkembangan gadget begitu pesat, dominasi gadget android dan ios tak henti-hentinya 5 tahun belakangan.
Hal ini merupakan suatu kesempatan bagi anda yang jeli melihat kesempatan yang ada.
Kesempatan tersebut bisa berupa peluang untuk berbisnis online, mulai dari elektronik sampai dengan service berupa jasa, misal jasa design dll.
Lalu apa hubungannya dengan tabungan???
Kinerja bisnis anda tak lengkap rasanya jika anda tak memiliki tabungan yang memiliki fasilitas yang dapat memudahkan bisnis online anda, tak lucu rasanya jika harus ke ATM atau ke banking hall hanya untuk melihat transfer yang masuk.
Lalu, tabungan apa yang dapat anda pilih??? Bila anda ingin tabungan yang tidak dipotong biaya bulanan maka bisa memilih Tabungan iB Hasanah akad wadiah. Salah satu kelebihannya ialah dilengkapi semua fasilitas e-channel BNI (ATM, SMS BAnking, Phone Bangking dan Internet Banking) namun tidak dikenakan biaya bulanan (biasanya Rp.5000,-)
Sumber
00.18 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tak Mau Tertipu Investasi Bodong?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan kampanye keliling daerah untuk memberikan edukasi ke masyarakat soal produk investasi jasa keuangan. Masyarakat harus melakukan pengecekan setiap ingin melakukan investasi.
Deputi Direktur Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Lasmaida S. Gultom mengatakan, selama ini masyarakat masih malu, ketakutan, dan sungkan untuk menanyakan secara detil tentang produk investasi jasa keuangan. Padahal, masyarakat bisa mengecek secara langsung lewat situs OJK.
"Masyarakat lebih banyak enggak enak apalagi kalau yang menawarkan MLM atau investasi itu saudaranya sendiri. Padahal bisa langsung cek di website resmi kami www.ojk.go.id untuk memeriksa apakah produk saja keuangan mereka terdaftar secara resmi atau tidak," jelas Lasmaida saat menggelar acara edukasi produk jas keuangan di rumah makan kawasan Jalan Soedirman Ciceri, Kota Serang Banten, Kamis (27/2/2014).
Wanita yang akrab disapa Ida ini menyampaikan, masyarakat harus berani bertanya atau melaporkan bila ada kasus yang dihadapinya tentang jasa industri keuangan kepada Finansial Customer Care (FCC) di nomor telepon 0254-500655 untuk Banten dengan pulsa lokal.
Pada kesempatan itu, Ida mengungkapkan harapannya kepada seluruh industri keuangan untuk memberikan edukasi bukan hanya sekedar menjual produk jasa keuangan.
"Saya berharap kepada seluruh industri keuangan memberikan edukasi bukan hanya sekedar marketing atau menjual produk jasa mereka saja. Informasikan juga secara lengkap kepada konsumen tentang risikonya," tuturnya.
Sumber
23.27 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
7 Tips Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Agar Cepat Diapprove
Dari hasil investigasi saya ke beberapa teman yang tak punya kartu kredit, alasan yang paling banyak selain karena belum butuh adalah karena sulitnya untuk mengurus aplikasi kartu kredit ke bank. Seperti kita tahu syarat untuk punya akun PayPal yang verified (bisa dipakai belanja/berjualan) memang dibutuhkan kartu kredit VISA/Master untuk memverifikasinya. Kalau pakai kartu debit belum semua bank bisa diterima oleh PayPal.
Yang mengalami kesulitan mengurus kartu kredit umumnya adalah teman yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa, atau belum punya pekerjaan tetap. Kedua, para pekerja freelance atau bukan pekerja kantoran. Sehingga, banyak yang memilih pakai VCC (Virtual Credit Card) ketimbang pakai kartu kredit sungguhan. Saya menjumpai banyak teman yang untuk verifikasi ke PayPal yang seharusnya pakai kartu kredit, berhubung karena kesulitan mengurusnya maka sebagian besar lebih memilih praktisnya, pakai VCC.
Saya bukannya merekomendasi jelek pakai VCC. Tapi menurut saya tanggung kalau hanya punya VCC. Kenapa tak langsung saja ngurus kartu kredit sekalian. Dan yang kedua, VCC itu punya banyak kelemahan serta sangat ribet jalurnya kalau misalnya akun PayPal Anda tiba-tiba di-limit aksesnya oleh PayPal. Contoh seperti kasus saya kemarin. Baca “Terkena Musibah PayPal Limited Access”. Juga, Anda punya ketergantungan yang tinggi dan perlu menghubungi pihak pembuat kartu VCC-nya secara reguler untuk perpanjangan masa berlaku kartunya, maupun bila sewaktu-waktu Anda ada masalah.
Sebetulnya apa yang membuat orang kesulitan mengurus kartu kredit? Apa karena tidak tahu caranya? Atau sudah frustasi karena sering ditolak?
Jika jawaban salah satu atau kedua pertanyaan di atas adalah iya, berarti Anda perlu baca tips saya ini. Saya akan berbagi tips kepada Anda bagaimana cara mengurus aplikasi kartu kredit agar cepat diapprove oleh pihak bank. Silahkan pakai tips-tips yang saya berikan berikut ini sebelum Anda mengajukan aplikasi kartu kredit ke bank.
1. Pilih bank yang kelas dua
Yang saya maksud bank kelas dua adalah, maaf saya tak bisa sebutkan nama-nama banknya, tapi intinya bukan bank dari deretan bank papan atas seperti bank BCA, Mandiri, BNI dan BRI. Bank papan atas ini kebanyakan sangat selektif dalam menerima calon nasabah kartu kreditnya. Kenapa? Karena mereka bank besar, yang jelas tidak mencari kuantitas nasabah tapi kualitas nasabah yang minim resiko kredit macet yang dicari. Contoh yang lain, bank asing juga termasuk yang punya seleksi ketat dalam menerima calon nasabahnya. Maka, agar mudah untuk mengurus aplikasi kartu kreditnya, untuk tahap pertama kali mengurus kartu kredit usahakan menghindari bank-bank ini kalau Anda ingin cepat diapprove.
2. Pilih bank yang sama dimana tempat Anda menyimpan uang di bank
Jika Anda termasuk orang yang berprofesi bukan karyawan tetap, bukan PNS/ABRI, atau bukan kalangan eksekutif profesional, bank sangat ketat dalam memberikan approval kepada Anda. Kenapa bisa begitu? Karena tidak ada pihak atau korporasi yang memberikan jaminan kepada Anda sehingga bank kebanyakan menolak permohonan aplikasi Anda. Tak peduli misalnya Ada seorang freelance berpenghasilan besar sampai ribuan dolar per bulan melebihi karyawan sekalipun tetap saja akan ditolak. Tak percaya? Saya punya teman yang berbisnis online penghasilannya besar jauh melebihi gaji saya sebagai chief engineer. Sampai sekarang teman saya ini masih kesulitan mengurus kartu kredit. Permohonan dia yang terakhir ke bank BCA sampai sekarang ditolak, tak ada kabar beritanya.
Tapi Anda tak perlu berkecil hati, bukan berarti tidak ada celah buat mensiasatinya agar pihak bank melirik aplikasi permohonan Anda. Tunjukkan kalau Anda adalah nasabah bank itu dimana tempat Anda menyimpan uang. Bank biasanya akan mempertimbangkan untuk mengapprove permohonan kartu kreditnya kalau pemohon adalah nasabahnya sendiri. Terlebih Anda nasabah giro atau yang punya deposito besar disana. Ingat tulisan saya sebelumnya di tulisan ini. Baca “Penagih Hutang Gaya Baru Dari BNI”, bank sangat segan dengan orang yang nyimpan banyak duit di banknya.
3. Usahakan cash flow keuangan di rekening Anda selama tiga bulan terakhir saldo dan lalu-lintasnya besar
Yang tips ini nyambung dengan tips nomor dua. Kalau Anda pekerja freelance atau pebisnis (enterpreneur), umumnya bank akan meminta rekening koran tiga bulan terakhir yang memuat data-data finansial Anda. Jadi, saat Anda hendak mengurus kartu kredit usahakan lalu-lintas (cash flow) keuangan Anda besar. Paling tidak di tiga bulan terakhir. Bank biasanya akan melihat ini untuk melihat kemampuan keuangan Anda sebagai bahan pertimbangan.
4. Cari referensi dari pemegang kartu kredit (card holder)
Bank penerbit kartu kredit tidak jarang sering melakukan promosi member get member (MGM) kepada para nasabah kartu kreditnya. Nah, jangan sia-siakan jika ada kesempatan semacam ini untuk ikut apply jika ada teman yang menawari Anda. Bank umumnya akan mempertimbangkan kalau pemohon kartu kreditnya ada yang merekomendasikannya. Bank menganggap Anda direferensikan oleh pemegang kartu lain maka layak dan jadi pertimbangan bank untuk mendapatkan kartu kredit.
5. Apply penawaran kartu kredit di mal
Kalau Anda sering berpergian ke mal tak jarang menemui marketing bank tertentu yang menawarkan aplikasi kartu kredit. Tidak ada salahnya Anda mencoba menerima tawaran semacam ini. Karena bank memberikan banyak kemudahan dan syarat yang tidak ribet. Biasanya bank hanya meminta foto copy KTP saja sudah cukup. Karena cukup mudah syaratnya maka tidak ada salahnya untuk dicoba.
6. Uruslah kartu kredit di kota dimana Anda tinggal sama seperti KTP Anda
Tidak semua ditolaknya permohonan aplikasi kartu kredit karena alasan finansial. Tak jarang penolakan karena masalah domisili juga jadi bahan pertimbangan bank. Bank biasanya langsung menolak permohonan aplikasi kalau alamat rumah (KTP) calon pemohon kartu kreditnya berasal dari luar kota. Karena bank tentu tak mau ambil resiko besar jika sampai terjadi kredit macet terus kesulitan mencari alamat nasabahnya karena jauh. Jadi, menguruslah kartu kredit di kota tempat tinggal Anda. Jangan di kota perantauan dengan pakai alamat kost atau kontrakan Anda.
7. Pasang telpon (PSTN) di rumah dan kantor Anda
Tips ketujuh ini juga tak kalah penting. Bank sebelum menyetujui permohonan aplikasi Anda biasanya dia akan crosscheck dengan menelpon ke rumah dan kantor Anda. Jika rumah dan kantor Anda ada telponnya dan mudah dihubungi, ini sangat membantu pihak bank untuk memutuskan menyetujui permohonan Anda. Kenapa harus telpon rumah (PSTN)? Karena nomor PSTN umumnya pasca bayar yang terdaftar jelas siapa pemiliknya di Telkom. Jadi lebih trust dibanding telpon seluler yang kebanyakan adalah nomor prabayar. Survey permohonan aplikasi (kartu) kredit, pihak bank akan cek via telpon lebih dulu ke alamat yang ada di data aplikasinya. Jika rumah dan kantor Anda sulit dihubungi maka bank tanpa pikir lebih panjang lagi akan langsung menolak permohonan aplikasi kartu kredit Anda.
Demikian beberapa sharing tips dari saya cara untuk mengurus kartu kredit. Semoga bermanfaat. Jika Anda ada pertanyaan jangan segan untuk bertanya dalam kolom komentar, terima kasih.
18.32 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
