Tampilkan postingan dengan label Tips Perbankan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Perbankan. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Cara Memilih Kredit Mobil yang Paling Tepat untuk Anda

Di masa sekarang ini, punya mobil terkadang tidak lagi dirasakan sebagai suatu gengsi namun sebagai kebutuhan. Lalu bagaimana jika tabungan belum mencukupi pembayaran tunai? Ada banyak pilihan jasa kredit mobil yang ditawarkan, tapi pandai-pandailah memilih yang terbaik untuk Anda agar tidak pusing dikejar-kejar pembayaran nantinya.
Langkah-langkah memilih kredit mobil yang paling tepat:

1.     Tentukan Down Payment (DP) atau uang muka yang sanggup Anda bayarkan, dan cicilan per bulannya.
 Bank Indonesia (BI) mengeluarkan ketetapan uang muka untuk kredit kendaraan bermotor sejak Juni 2012, tapi jangan khawatir karena sudah banyak dealer baik mobil baru atau bekas yang memiliki program cicilan DP untuk jangka waktu tertentu. Ingatlah makin besar DP yang Anda bayarkan di awal, berarti beban Anda untuk mencicil berkurang. Jangan lupa minta diskon dari dealer, karena pembelian dengan skema kredit jika diakumulasikan pasti menjadi lebih mahal dibanding tunai; biasanya 1-3% diskon dari harga kendaraan bisa dicapai.
2.     Tentukan lembaga pembiayaan kredit mobil: institusi perbankan atau lembaga pembiayaan multifinance?
Jangan langsung menyetujui lembaga yang ditunjuk oleh dealer, cek dahulu berbagai alternatif yang ada untuk angsuran yang lebih ringan. Cek kredibilitas bank dan lembaga keuangan untuk menghindari penipuan atau masalah lainnya.
Menurut ketetapan BI, minimum DP untuk kredit mobil dari bank adalah 30% dan untuk perusahaan pembiayaan 25%. Namun tahukah Anda? Bahwa bank syariah dan lembaga pembiayaan syariah tidak perlu mengikuti ketetapan BI sejak Juni 2012 tersebut? Sehingga masih banyak bank syariah yang menawarkan DP sebesar 20% bahkan 15% dari harga kendaraan.
3.     Teliti saat pengajuan kredit.
Cek semua prosedur, tanya jawab untuk memastikan promosi sesuai dengan kenyataan, dan hak-hak Anda sebagai calon debitur. Pastikan Anda paham semua yang tertulis dalam perjanjian kredit. Lakukan perhitungan biaya kredit mobil secara keseluruhan, jangan terlanjur bersemangat melihat biaya rendah yang ditawarkan di muka, karena belum tentu total biaya kredit mobil secara keseluruhan juga rendah. Jangan langsung mundur jika ada proses penyaringan atau persyaratan yang panjang dari lembaga pembiayaan, terkadang yang prosesnya terkesan lebih susah justru memberi perlindungan lebih besar terhadap debitur juga terhadap lembaga itu sendiri.
4.     Survey harga mobil di berbagai dealer dan internet
Rajinlah menghampiri beberapa dealer mobil terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan, dan sebelum berangkat ke tempat dealer, ada baiknya jika Anda 'mengerjakan PR' terlebih dahulu di rumah yaitu dengan mencari tahu harga pasaran mobil idaman Anda tersebut. Dengan usaha lebih ini, Anda bisa saja berhemat hingga beberapa juta!
5.     Pilih suku bunga terbaik - bunga tetap/flat atau bunga efektif/floating
Jika Anda memilih bunga flat rate, tentunya akan lebih aman, sedangkan untuk bunga efektif (floating rate) Anda bisa mengalami untung/rugi seiring perubahan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang ditentukan oleh BI.
6.     Asuransi
Terakhir, jangan lupa untuk mengeksplor jasa asuransi untuk melindungi diri Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagian besar bank/lembaga pembiayaan juga akan mengharuskan Anda untuk memiliki asuransi kendaraan untuk pembiayaan kredit, kalau saja ada kecelakaan mobil atau kendaraan Anda dicuri. Anda bisa memilih antara Total Loss Only (hanya mencakup perihal pencurian) atau All Risk (yang juga mencakup kecelakaan).
Itulah beberapa tips dari DompetPintar supaya Anda dapat membuat keputusan yang tepat akan pemilihan kredit mobil Anda.
Sumber

Cara Melakukan Over Kredit Rumah

Bagaimana cara melakukan over kredit rumah? Sebelum membahas bagaimana melakukannya, akan dijelaskan lebih dulu apa itu definisi dari over kredit rumah.Cara Melakukan Over Kredit Rumah – DompetPintar.com Definisi over kredit rumah adalah memindah kredit yang sebelumnya dilakukan oleh pembeli rumah pertama ke pembeli kedua yang berniat melanjutkan kredit yang dilakukan pembeli pertama. Jadi dengan kata lain, pembeli rumah pertama menjual rumah yang sudah dibelinya secara kredit kepada pihak kedua. Pihak kedua ini kemudian membayar harga penggantian yang disepakati kepada pihak pertama, serta melanjutkan pembayaran kredit rumah yang belum selesai kepada bank. Dengan demikian, ada tiga pihak yang terlibat dalam proses over kredit ini. Yaitu pihak pertama yang membeli rumah pertama kali dengan sistem kredit, lalu pembeli kedua yang akan mengambil alih kredit dari pihak pertama, dan bank sebagai pemberi kredit rumah yang dibeli tersebut. Ditambah satu pihak lagi yaitu notaris yang berfungsi untuk melakukan pencatatan terhadap proses jual beli secara over kredit ini. Untuk melakukan over kredit rumah ini yang perlu dilakukan:

  1. Pihak kedua dan pihak pertama ke notaris untuk mengutarakan niatnya untuk melakukan transaksi jual beli rumah secara over kredit.
  2. Kemudian, lampirkan dokumen pendukung seperti fotokopi perjanjian kredit, fotokopi sertifikat yang berstempel bank, fotokopi IMB, fotokopi PBB, fotokopi bukti pembayaran angsuran, buku tabungan yang digunakan untuk membayar angsuran, serta KTP, kartu keluarga, dan buku nikah dari pihak pertama dan pihak kedua.
    Anda bisa tanyakan ke pihak notaris mengenai persyaratan lengkap yang dibutuhkan.
  3. Pihak pertama yang menjual ke pihak kedua kemudian membuat surat pernyataan bahwa telah terjadi alih hak dan kewajiban kepada pihak kedua. 
  4. Kemudian notaris akan membuat akta pengikatan jual beli. Akta tersebut sebagai bukti pencatatan bahwa ada pengalihan hak atas tanah dan bangunan dari pihak pertama ke pihak kedua.
  5. Selanjutnya pihak pertama dan pihak kedua mendatangi bank pemberi KPR dan menyerahkan dokumen dari notaris.
  6. Bank yang kemudian akan memproses over kredit rumah ini.
Ada dua cara dalam melakukan proses over kredit rumah sebenarnya. Cara yang di atas adalah melalui jalur notaris. Sedang cara kedua adalah melalui jalur bank.
Pada cara kedua ini, prosesnya sebagai berikut:
-  Pihak pertama dan pihak kedua datang ke bank. Sampaikan bahwa akan dilakukan proses over kredit rumah dari pihak pertama ke pihak kedua.
  -  Pihak bank kemudian akan melakukan analisa terhadap pihak kedua terkait kemampuan bayar kredit.
  -  Jika bank menyetujui proses over kredit tersebut, maka bank akan membuat perjanjian kredit baru atas pihak kedua, serta akta jual beli dan pengikatan jaminan.
Itulah cara-cara untuk melakukan over kredit rumah. Silahkan dicoba.
Sumber 

Tips Memilih Jenis Usaha Sampingan Yang Menguntungkan

Jenis usaha sampingan yang ada di sekitar kita tak terhitung banyaknya. Kita disodorkan oleh banyak nya peluang usaha yang karena saking banyaknya sehingga kita bingung harus memilih jenis bisnis sampingan yang seperti apa yang harus kita pilih. Ingat !!!

Kesalahan dalam memilih bisnis sampingan merupakan kegagalan awal anda yang akan menyebabkan akhir yang buruk dari usaha sampingan anda.
Kebanyakan orang, memilih usaha sampingan hanya didasarkan kepada iming - iming untung besar. Ketika kita mendengar bahwa bisnis online itu menguntungkan, kita masuk usaha online, baru sebentar, karena belum hasil, kita mendengar lagi bahwa investasi forex akan menjadikan kita kaya, kita beralih bisnis forex dan seterusnya.

Peristiwa di atas pasti sudah banyak di alami oleh para pemula, bergonta - ganti keinginan, alih - alih ingin mencari yang terbaik justru menjadikan kita tidak akan mendapatkan yang terbaik. Misalkan anda mencari pasangan yang terbaik, anda pilih - pilih, sudah menjalani hubungan, karena ada satu kelemahan, anda mencoba mencari yang lain. Dan sampai kapanpun, anda tidak akan mendapatkan yang sempurna.
 
 
Ketika anda sudah menentukan pada satu pilihan bisnis, maka fokuslah. Perusahaan - perusahaan besar yang kini memiliki banyak jenis usaha, awalnya memfokuskan diri kepada satu jenis usaha. Ketika sudah memiliki pondasi yang kuat, baru kemudian membuka jenis usaha lain.

Lalu, intinya bagaimana memilih usaha sampingan yang terbaik untuk kita?
Sabar - sabar, berikut ini akan saya terangkan bagaimana memilih bisnis sampingan yang baik untuk anda.

1. Apa kelebihan anda? manfaatkan!
Mari kita mengenal diri kita sendiri. Cobalah anda perhatikan diri anda, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kemudian, coba anda perhatikan, anda teliti dan anda rasakan, Apa keahlian saya? kemampuan paling menonjol apakah yang saya miliki? coba anda tuliskan di suatu kertas. Apakah anda akan menulis :


  • Saya ahli di bidang komputer
  • Saya bisa bahasa inggris
  • saya punya keyakinan
  • saya punya keberanian
  • Saya cantik
coba anda perhatikan sekali lagi, dari sekian banyak kemampuan anda. Telitilah, pikirkan secara matang. Kemudian coba anda menuliskan peluang usaha yang mungkin bagi anda sesuai dari kelebihan anda :
  • Karena saya ahli komputer, saya ingin membuka, warnet, servis komputer atau rental komputer
  • saya bisa juga jadi guru les komputer
  • bisa juga guru les bahasa inggris dst.
Sekarang tinggalkan sejenak, jangan anda pikirkan benar salahnya dulu,

2. Apa kelemahan anda?
Mengenal kekurangan diri merupakan kelebihan diri untuk tidak melakukan kesalahan. Sama seperti point pertama, cobalah anda buat list kelemahan anda misalkan :
  • Saya tidak ahli dalam berbicara
  • saya tidak pintar menyampaikan kepada orang lain secara jelas dan memahamkannya
Dari daftar kelemahan anda, tentukan bidang jenis usaha sampingan yang akan sulit anda kuasai.
  • Menjadi guru bahasa inggris, sepertinya sulit
Pilihan yang mungkin bagi saya berdasarkan kelebihan dan kekurangan saya adalah :
  • guru les komputer ( karena lebih banyak praktik daripada berbicara )
  • Service komputer
Tinggalkan sejenak daftar diatas, masuk ke point ketiga yaitu :
3. Seberapa besar peluang nya?
Belajarlah menganalisa peluang pasar dari daftar bisnis anda sesuai dengan pertimbangan kelebihan dan kekurangan anda. Dari daftar diatas, anda memilih bisnis sebagai guru les komputer dan service komputer, coba anda cek kepada kebutuhan pasar, bagaimana caranya. Ingat patokannnya :
  • Apakah sudah banyak saingan?
  • Apakah banyak yang membutuhkan?
Rahasianya, cobalah anda menjadi " satu - satunya ", " Yang pertama " ," Yang Paling Beda " atau " yang Di utamakan ", jadikan produk anda menjadi salah satu dari 4 terms diatas.

4. Analisa ancaman, sangat penting.
Setelah anda menganalisis peluang bisnisnya, berapa besar peluang keberhasilannya, perlu juga anda menganalisa ancaman atau resiko yang bisa saja terjadi. Bisa jadi ancamannya adalah kuatnya persaingan, belum banyaknya orang yang butuh ide bisnis anda dst.

Memahami 4 hal diatas, Kelebihan, Kekurangan, Peluang dan ancaman adalah hal dasar dalam menentukan jenis bisnis usaha sampingan bahkan termasuk juga dalam menentukan suatu keputusan bisnis yang krusial. Dalam bisnis, 4 hal diatas di sebut dengan analisa SWOT ( strengths, Weakness, Opportunities, Threats ). Swot sendiri merupakan metode perencanaan bisnis dalam menganalisa kekuatan anda (strengths), kelemahan anda (weaknesses), peluang anda (opportunities), dan ancaman baik dari dalam maupun dari luar diri anda (threats) dalam suatu penentuan spekulasi bisnis.

Jangan sampai anda memilih usaha sampingan yang tidak sesuai dengan kelebihan atau kesukaan anda, melakukan hal - hal yang tidak anda tahu akan menghabiskan banyak tenaga dan waktu serta memboroskan uang anda.

jangan sampai anda memilih usaha sampingan dari usaha yang anda tidak mampu karena di situlah letak kelemaahan anda. Anda akan berpeluang meraih kegagalan gemilang.

Lihatlah seberapa peluang anda, bisa jadi peluang karena anda sudah cukup ahli, peluang karena anda sudah cukup di kenal atau peluang pasar yang memang masih sangat membutuhkan ide usaha sampingan anda. Jangan sampai anda memilih bisnis yang tidak dibutuhkan oleh masyarakat atau memang belum waktunya anda memilih bisnis tersebut.

Lihat pula kepada saingan anda, ancaman - ancaman anda baik ancaman dari kompetitor anda maupun dari produk hukum dan adat istiadat daerah setempat.

Jika anda bisa menerapkan ke empat prinsip diatas, Kemungkinan besar anda akan mendapatkan usaha sampingan yang tepat dan aman bagi anda. Dan yang tak kalah pentingnya adalah do, do, do, lakukan, lakukan, lakukan.

Trik Mempersiapkan Dana Darurat

Sudahkah Anda memiliki perencanaan bila keadaan darurat yang membutuhkan sejumlah uang terjadi? Dikenal dengan nama dana darurat, ini adalah sejumlah uang yang bisa Anda gunakan kala mengalami keadaan darurat seperti PHK, pengobatan, atau hal-hal lain yang bersifat darurat dan mendadak, di mana dana darurat tersebut tidak akan mengganggu rencana keuangan jangka panjang atau menyebabkan Anda terililit utang.Jumlahnya tergantung dengan kebutuhan dan pengeluaran rutin Anda. Apabila Anda menerima gaji, dana darurat Anda harus setidaknya cukup untuk biaya hidup enam bulan bahkan setahun. Kalau Anda seorang wirausahawan, dana darurat yang dimiliki harus setidaknya bisa mengatasi biaya hidup selama minimal setahun.

Lalu, bagaimana cara mengumpulkan dana darurat?

Sebelum berbicara soal cara mengumpulkan, yang pertama kali harus Anda lakukan adalah meneliti seluruh penghasilan dan pengeluaran. Berapa uang sekolah anak-anak Anda, biaya listrik, gas, dan air, serta makanan. Hitung juga dengan cermat biaya transportasi. Buatlah contingency plan atau rencana cadangan untuk menurunkan biaya-biaya dengan cara menurunkan gaya hidup sebatas yang Anda mampu tangani. Setelah data dan perencanaan di tangan, tiba saatnya untuk mulai mengumpulkan dengan cara:

Sisihkan sejumlah uang secara rutin tiap bulan. Jumlah tidak harus langsung besar. Mulai dari jumlah uang yang bisa Anda sisihkan, berapapun itu. Jangan tunggu sampai uang yang disisihkan harus berjumlah besar, karena Anda pasti akan tergoda untuk menggunakannya untuk hal lain. Sambil melakukan itu, coba tengok lagi data dan rencana yang Anda telah miliki, lalu tentukan apalagi yang bisa Anda kurangi atau hemat.

Simpan uang yang telah Anda sisihkan. Di mana? Pada intinya, dana darurat harus mudah di akses. Tapi, dana tersebut juga harus memperoleh keuntungan dan tumbuh terus. Selain itu, dana juga harus diinvestasikan secara aman – bukan spekulasi. Itu sebabnya, menyimpan dalam bentuk tunai di rumah, sangat tidak disarankan, apalagi kalau Anda memutuskan menyimpan di bank sebagai tabungan, lengkap dengan fasilitas ATM. Pilih bank besar dan terpercaya.

Setelah tabungan mencapai jumlah tertentu, biasakan untuk mengubahnya menjadi deposito. Pilih bank yang tidak menerapkan aturan denda bila Anda mencairkan dana sebelum waktu kesepakatan.

Selain disimpan dalam bentuk tabungan dan deposito, gunakan instrumen investasi seperti reksadana, yang rendah risiko dan cukup cair, dan membolehkan Anda untuk menarik dana sebagian atau keseluruhan dalam jangka waktu pendek. Koin emas atau emas batangan jiga bisa menjadi alternatif lain. Belilah saat harganya sedang merosot. Emas biasanya semakin berharga dalam jangka panjang, serta mudah dijual.

Jangan utak atik dana darurat Anda sampai tiba saatnya Anda sangat membutuhkan. Buat pembukuan terpisah dengan investasi Anda lainnya. Bagaimana bila dana darruat itu tidak pernah terpakai? Well, Anda orang yang sangat beruntung!
Sumber

5 Cara Cerdas Beli Rumah Tanpa Menyicil ke Bank

Di masa seperti saat ini semakin sulit bila seorang karyawan dengan penghasilan pas-pasan ingin mempunyai rumah.  Selain memang susah mengalokasikan anggaran nya, harga rumah dari waktu ke waktu juga selalu meningkat.

Solusi pada umumnya adalah melakukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), baik dengan bunga mengambang (floating rate), maupun bunga bersifat tetap (fixed rate).

Namun, menurut Hari Putra, motivator finansial dan managing director WF 19 Technology Inc. (www.p3kcheckup.com), sebetulnya ada beberapa cara dan strategi kreatif yang dapat dilakukan agar bisa memiliki rumah tanpa harus menyicil di bank.

Hari berpendapat, yang pertama-tama harus dilakukan adalah berkenalan dengan rekan-rekan kerja yang berkecimpung di dunia real estat dan properti. Hal tersebut baik untuk kemudahan urusan dan pengetahuan seputar rumah dan tanah, beserta faktor hukum yang meliputinya.

“Dari mereka Anda juga bisa mencari tahu tipe rumah yang dikehendaki, lokasi yang Anda inginkan, serta harganya saat ini dan harga di masa depan, ketika Anda sudah menabung dan berinvestasi,” jelas Hari.

Setelah Anda tahu rumah seperti apa yang diinginkan, barulah Anda menerapkan strategi kreatif buah pemikiran Hari berikut ini:

Angel investor. Adalah orang atau institusi yang mau membantu membelikan rumah yang Anda inginkan, tanpa pamrih dan tanpa riba. Artinya, yang bersangkutan tidak mengutip penambahan uang sepersen pun, dan membantu semata-mata karena ingin mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. “Memang agak sulit di era yang serba mencari keuntungan saat ini,” aku Hari. “Tetapi, jika kita peka, selalu ada saja orang-orang seperti ini disekitar kita. Bahkan bagi mereka, semakin tidak dikenal, semakin bahagia mereka bisa membantu.”

Dengan demikian, menurut Hari, tiap bulan Anda bisa mencicil tanpa harus dibayang-bayangi rasa takut akan gagal bayar dan penyitaan rumah, seperti yang lazimnya dikhawatirkan bila menyicil lewat bank. “Yang Anda butuhkan adalah integritas pribadi untuk melunasi hutang-hutang tanpa bunga tersebut,” tegas Hari

Menabung dalam dinar emas. Jika Anda sudah tahu rumah yang dikehendaki dan harganya, yang selanjutnya harus dilakukan adalah menabung hingga mencapai harga tersebut – misalnya Rp300 juta. Tetapi masalahnya, ketika Anda sudah punya uang Rp300 juta – yang ditabung selama tiga tahun untuk membeli rumah tersebut, harga rumah tersebut membumbung menjadi lebih dari yang Anda sudah tabung. Dengan kata lain, sampai kapanpun Anda tidak bisa memiliki rumah idaman tersebut.

Solusinya, menurut Hari, adalah dengan menabung dalam bentuk koin dinar emas atau emas dalam bentuk koin yang beratnya 4,25 gram. Jika dahulu, di abad ke-7 Masehi, satu koin dinar emas bisa membeli seekor kambing, hari ini dengan jumlah koin dinar emas yang sama masih dapat membeli sekor kambing terbaik.  “Ini berarti selama kurun waktu 14 abad tidak ada inflasi,” jelas Hari.

Sehingga, misalnya Anda punya 148 koin dinar emas, di mana daya beli satu koin dinar emas per 5 Agustus 2013 Masehi adalah Rp 2.030.000,- (menurut www.wakalanusantara.com) maka rumah seharga Rp300 juta yang dalam tiga tahun mengalami kenaikan cukup signifikan, akan tetap kita bisa beli, bahkan malah ada sisa untuk bisa membeli perabotan lainnya.

Caranya, setelah terkumpul 148 koin dinar emas, cari rumah yang pemiliknya mau dibayar dengan menggunakan koin dinar emas tersebut.

Investasi di sektor riil. “Jika hari ini Anda terbiasa hidup dengan investasi pasar finansial atau paper asset, dengan kemungkinan pertumbuhannya antara 15-30 persen per tahun, kenapa tidak mencoba untuk berbisnis di sektor riil dengan menjual produk halal yang sedang digemari masyarakat?” tantang Hari.

Hari menjelaskan bahwa dengan menjadi distributor yang memiliki banyak jaringan agen, dan semakin banyak agen yang bekerja untuk Anda, maka semakin banyak keuntungan yang Anda dapatkan sehingga bisa kelak membeli rumah idaman Anda.

Agen properti. Dengan semakin banyaknya kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian pesat, kebutuhan akan rumah juga semakin urgent. “Otomatis, permintaan akan penjual rumah terorganisir atau Agen Properti, juga meningkat,” ungkap Hari.  

Ini bisa jadi cara yang kreatif namun butuh kegigihan untuk bisa mendapatkan komisi yang berkisar 1-3% dari harga jual rumah, yang jika terus dilakukan, bisa membeli rumah idaman Anda.

Sweat equity developer. Tidak banyak yang menekuni profesi di bidang developer. Selain karena perlu waktu untuk memahami alur kerjanya hingga dapat menghasilkan, juga tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan sweat equity developer alias pengembang modal dengkul, menurut Hari Anda bisa memiliki rumah idaman. 

“Caranya, Anda mengumpulkan dua jenis pemilik, yaitu pemilik lahan dan pemilik uang, yang kelak Anda gunakan untuk biaya operasional kantor dan biaya promosi seadanya,” jelas Hari. “Lalu buat kesepakatan, jika Anda bisa mendapatkan pembeli – tentu dengan support si pemodal – maka salah satu rumah yang akan dibangun adalah milik Anda.” 

Memang butuh waktu minimal dua tahun untuk bisa merealisasikannya, paling tidak selama kurun waktu tersebut, Anda semakin mahir dalam bidang properti.
Sumber

5 Cara Cerdas Beli Rumah Tanpa Menyicil ke Bank

Di masa seperti saat ini semakin sulit bila seorang karyawan dengan penghasilan pas-pasan ingin mempunyai rumah. Selain memang susah mengalokasikan anggaran nya, harga rumah dari waktu ke waktu juga selalu meningkat. Solusi pada umumnya adalah melakukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), baik dengan bunga mengambang (floating rate), maupun bunga bersifat tetap (fixed rate).

Namun, menurut Hari Putra, motivator finansial dan managing director WF 19 Technology Inc. (www.p3kcheckup.com), sebetulnya ada beberapa cara dan strategi kreatif yang dapat dilakukan agar bisa memiliki rumah tanpa harus menyicil di bank.

Hari berpendapat, yang pertama-tama harus dilakukan adalah berkenalan dengan rekan-rekan kerja yang berkecimpung di dunia real estat dan properti. Hal tersebut baik untuk kemudahan urusan dan pengetahuan seputar rumah dan tanah, beserta faktor hukum yang meliputinya.

“Dari mereka Anda juga bisa mencari tahu tipe rumah yang dikehendaki, lokasi yang Anda inginkan, serta harganya saat ini dan harga di masa depan, ketika Anda sudah menabung dan berinvestasi,” jelas Hari.

Setelah Anda tahu rumah seperti apa yang diinginkan, barulah Anda menerapkan strategi kreatif buah pemikiran Hari berikut ini:

Angel investor. Adalah orang atau institusi yang mau membantu membelikan rumah yang Anda inginkan, tanpa pamrih dan tanpa riba. Artinya, yang bersangkutan tidak mengutip penambahan uang sepersen pun, dan membantu semata-mata karena ingin mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. “Memang agak sulit di era yang serba mencari keuntungan saat ini,” aku Hari. “Tetapi, jika kita peka, selalu ada saja orang-orang seperti ini disekitar kita. Bahkan bagi mereka, semakin tidak dikenal, semakin bahagia mereka bisa membantu.”

Dengan demikian, menurut Hari, tiap bulan Anda bisa mencicil tanpa harus dibayang-bayangi rasa takut akan gagal bayar dan penyitaan rumah, seperti yang lazimnya dikhawatirkan bila menyicil lewat bank. “Yang Anda butuhkan adalah integritas pribadi untuk melunasi hutang-hutang tanpa bunga tersebut,” tegas Hari

Menabung dalam dinar emas. Jika Anda sudah tahu rumah yang dikehendaki dan harganya, yang selanjutnya harus dilakukan adalah menabung hingga mencapai harga tersebut – misalnya Rp300 juta. Tetapi masalahnya, ketika Anda sudah punya uang Rp300 juta – yang ditabung selama tiga tahun untuk membeli rumah tersebut, harga rumah tersebut membumbung menjadi lebih dari yang Anda sudah tabung. Dengan kata lain, sampai kapanpun Anda tidak bisa memiliki rumah idaman tersebut.

Solusinya, menurut Hari, adalah dengan menabung dalam bentuk koin dinar emas atau emas dalam bentuk koin yang beratnya 4,25 gram. Jika dahulu, di abad ke-7 Masehi, satu koin dinar emas bisa membeli seekor kambing, hari ini dengan jumlah koin dinar emas yang sama masih dapat membeli sekor kambing terbaik. “Ini berarti selama kurun waktu 14 abad tidak ada inflasi,” jelas Hari.

Sehingga, misalnya Anda punya 148 koin dinar emas, di mana daya beli satu koin dinar emas per 5 Agustus 2013 Masehi adalah Rp 2.030.000,- (menurut www.wakalanusantara.com) maka rumah seharga Rp300 juta yang dalam tiga tahun mengalami kenaikan cukup signifikan, akan tetap kita bisa beli, bahkan malah ada sisa untuk bisa membeli perabotan lainnya.

Caranya, setelah terkumpul 148 koin dinar emas, cari rumah yang pemiliknya mau dibayar dengan menggunakan koin dinar emas tersebut.

Investasi di sektor riil. “Jika hari ini Anda terbiasa hidup dengan investasi pasar finansial atau paper asset, dengan kemungkinan pertumbuhannya antara 15-30 persen per tahun, kenapa tidak mencoba untuk berbisnis di sektor riil dengan menjual produk halal yang sedang digemari masyarakat?” tantang Hari.

Hari menjelaskan bahwa dengan menjadi distributor yang memiliki banyak jaringan agen, dan semakin banyak agen yang bekerja untuk Anda, maka semakin banyak keuntungan yang Anda dapatkan sehingga bisa kelak membeli rumah idaman Anda.

Agen properti. Dengan semakin banyaknya kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian pesat, kebutuhan akan rumah juga semakin urgent. “Otomatis, permintaan akan penjual rumah terorganisir atau Agen Properti, juga meningkat,” ungkap Hari.

Ini bisa jadi cara yang kreatif namun butuh kegigihan untuk bisa mendapatkan komisi yang berkisar 1-3% dari harga jual rumah, yang jika terus dilakukan, bisa membeli rumah idaman Anda.

Sweat equity developer. Tidak banyak yang menekuni profesi di bidang developer. Selain karena perlu waktu untuk memahami alur kerjanya hingga dapat menghasilkan, juga tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan sweat equity developer alias pengembang modal dengkul, menurut Hari Anda bisa memiliki rumah idaman.

“Caranya, Anda mengumpulkan dua jenis pemilik, yaitu pemilik lahan dan pemilik uang, yang kelak Anda gunakan untuk biaya operasional kantor dan biaya promosi seadanya,” jelas Hari. “Lalu buat kesepakatan, jika Anda bisa mendapatkan pembeli – tentu dengan support si pemodal – maka salah satu rumah yang akan dibangun adalah milik Anda.”

Memang butuh waktu minimal dua tahun untuk bisa merealisasikannya, paling tidak selama kurun waktu tersebut, Anda semakin mahir dalam bidang properti.
Sumber

Tips Aman Menabung di Bank

Perekonomian global mulai bergejolak lagi. Bank Indonesia sudah menaikkan suku bunga. Perdagangan ekspor sekarat. Sedangkan impor menuai banyak masalah. Nilai tukar rupiah terhadap dollar kian terpuruk. Rencana redenominasi rupiah sudah mendekati batas akhir sosialisasi. Artinya pelaksanaannya semakin dekat. Belum lagi kondisi politik yang tidak stabil. Disebabkan Pemilu 2014 diambang pintu. Oleh sebab itu, beberapa tips aman bagi masyarakat yang ingin menyimpan uang di bank berikut ini dirasa cukup bermanfaat.

Pilihlah Bank Yang Terpercaya
Setelah deregulasi perbankan yang digulirkan tanggal 27 Oktober 1988, maka bermuncullanlah bank-bank baru yang didirikan oleh para konglomerat dan pemilik modal. Banyaknya bank-bank tersebut tentu saja mempengaruhi pilihan masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank. Apalagi setelah deregulasi 1 Juni 1983 yang memberi keleluasaan perbankan menentukan suku bunga deposito. Namun ternyata, banyak pula bank-bank yang gulung tikar, bahkan yang sudah sekelas Bank Pacific sekali pun. Berdasarkan pengalaman tersebut pilihlah bank yang terpercaya. Inilah sebagian kualifikasi bank yang dapat dipercaya tersebut :
-
Ada Jaminan LPS
Dapat dipastikan hampir semua bank yang sudah terdaftar dan ikut kliring BI adalah bank yang mendapat jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Akan tetapi perlu diketahui juga bahwa LPS hanya menjamin sebesar Rp 2.000.000.000,- (dua milyard rupiah) untuk masing-masing nasabah, dengan ketentuan tercatat pada rekening bank, tidak melebihi suku bunga yang ditetapkan LPS. Dengan demikian kita tetap harus memperhatikan pemilik bank tersebut, apakah itu pemerintah, swasta, individu dan sebagainya. Semua itu tidak masalah jika kita meyakini kredibilitas dari pemilik bank. Bank yang mendapat jaminan LPS harus menempelkan sticker Lembaga Penjamin Simpanan di pintu masuk banking hall. Sticker tersebut wajib ditempel untuk diketahui nasabah. Jika sebuah kantor bank tidak menempel sticker tersebut, maka perlu dipertanyakan apakah bank tersebut mendapat jaminan LPS atau tidak.
- Jaringan Kantor Yang Luas
Biasanya bank yang memiliki jaringan kantor yang tersebar dan terbesar adalah bank yang kuat. Kuat dalam kepemilikan modal maupun kuat armadanya. Kekuatan tersebut akan mempengaruhi kinerja sebuah bank. Seperti menghasilkan laba yang besar bahkan terbesar. Bukankah laba adalah tujuan akhir dari proses pemasaran? Karena laba akan terus menambah modal bank tersebut. Dan artinya kelangsungan hidup bank tersebut tidak meragukan lagi. Jaringan kantor yang luas juga akan mempermudah nasabah mendatangi bank untuk bertransaksi. Karena ia tidak berada jauh dari tempat tinggal ataupun lokasi nasabah berada. Sehingga prinsip efektif dan efisien dapat diterapkan agar tidak banyak mengganggu aktivitas kita sehari-hari.
- Melayani Seluruh Lapisan Masyarakat
Bank yang melayani seluruh lapisan masyarakat adalah bank yang sudah eksis kehadirannya di tengah masyarakat. Karena pelayanannya berkenan pada semua orang. Ada layanan prioritas untuk nasabah yang high class dengan status sebagai nasabah prioritas, tentu saja pelayanan yang didapat oleh nasabah ini sangat luar biasa, bahkan hingga urusan pribadi pun dapat diberikan, misalnya pergi berwisata, pergi berobat, pernikahan dan sebagainya. Ada nasabah menengah dengan standar layanan yang telah digariskan oleh MRI (Marketing Research Indonesia). Hampir seluruh perbankan menjalankan standar layanan ini. Hanya saja kualitasnya yang masih berbeda. Ada nasabah mikro yang tidak perlu layanan standar. Mereka menganggap petugas bank yang menjalankan layanan ini adalah robot. Karena yang diucapkan kepada semua nasabah adalah kalimat yang sama. Nasabah mikro lebih suka disapa dan diajak bicara seperti teman ngobrol sehari-hari. Bahkan petugas bank dapat dijadikan teman curhat. Maka, imbal balik dari nasabah akan sangat luar biasa. Kita sering mendapatkan nasabah yang membawa hasil kebun atau makanan untuk petugas bank, dikarenakan mereka menyukai layanan yang diberikan oleh petugas bank tersebut.
Nah, kekuatan bank yang melayani seluruh lapisan masyarakat inilah yang membuat banyaknya animo masyarakat untuk berduyun-duyun datang ke bank tersebut. Artinya masyarakat secara luas mengakui bahwa bank tersebut adalah milik rakyat, milik masyarakat, milik mereka semua.
- Didukung Teknologi Yang Canggih
Dapat dipastikan bahwa seluruh perbankan saat ini sudah memiliki teknologi yang canggih. Sehingga semua fasilitas perbankan beserta fitur-fiturnya dapat dinikmati oleh setiap pemegang rekening. Misal, SMS Banking dengan segala fiturnya seperti transfer antar bank atau bank yang sama, informasi saldo, pembelian pulsa dari semua operator selular, pembayaran PLN, PDAM, Telkom, Pendidikan, Cicilan, TV Berbayar, Zakat, Infaq/Qurban, Pinjaman, KKB, KPR, Kartu Kredit dan sebagainya. Atau Internet Banking yang fiturnya kurang lebih sama dengan SMS Banking. Call Banking atau Mesin ATM dengan beragam fiturnya.
-
Banyak Pilihan Produk
Bank yang besar biasanya banyak memiliki produk. Misal untuk produk Tabungan “BT” yang merupakan produk unggulan, akan didukung oleh produk Tabungan “JO” untuk anak-anaknya yang saling berterkaitan, akan tetapi jika pada Tabungan “BT” dikenakan biaya administrasi bulanan seperti layaknya Tabungan di seluruh perbankan, maka untuk Tabungan “JO” tidak akan dikenakan biaya bulanan walaupun ia menikmati fasilitas yang sama dengan Tabungan “BT”. Kemudian Tabungan “BT” tadi diikuti juga dengan Tabungan “BR” yang bertujuan untuk perencanaan menabung dalam jangka panjang sejenis asuransi, atau sejenis tabungan untuk pensiun dan sebagainya. Produk-produk tersebut adalah kekuatan-kekuatan yang tidak semua bank mengeluarkannya akibat berbagai alasan. Bisa juga sebuah bank yang kuat akan mengeluarkan produk yang berbeda untuk masing-masing nasabahnya, misal Tabungan “BB” untuk para pebisnis besar lengkap dengan segala keunggulannya. Lalu Tabungan “BT” untuk rakyat menengah dan Tabungan “SP” untuk rakyat kebanyakan. Kesemuanya itu tujuan untuk mengakomodasi pilihan Rakyat Indonesia.
- Jangan Tergiur Dengan Suku Bunga Yang Tinggi
Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang perbankan dan kurangnya penghasilan bulanan serta mimpi untuk tidak usah kerja uang akan datang sendiri membuat masyarakat sering mencari bank yang memberi suku bunga tinggi. Padahal suku bunga tinggi sangat riskan terhadap kesehatan perbankan. Yang lebih aman adalah menyimpan uang di bank yang suku bunganya tidak melampaui BI Rate yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Perlu diwaspadai juga perusahaan-perusahaan investasi yang banyak menjanjikan suku bunga yang tinggi. Saat mendapat tawaran seperti itu sebaiknya perhatikan suku bunga bank, jika bank rata-rata hanya memberikan suku bunga 5% pertahun untuk produk tabungannya, kenapa pula kita harus tergiur dengan suku bunga 15% perbulan yang ditawarkan oleh perusahaan investasi? Padahal bank jelas menyalurkan uangnya untuk usaha-usaha real di masyarakat, sedangkan perusahaan investasi tidak transparan menyalurkan uangnya apakah ke masyarakat atau diolah sendiri.
-    Banyak Menyalurkan Pinjaman Ke Masyarakat
Bank yang sehat adalah bank yang banyak menyalurkan pinjaman kepada masyarakat. Tentu saja akan lebih baik jika jumlah tabungan lebih besar dari jumlah pinjaman yang dikeluarkan. Bank yang banyak menyalurkan pinjaman ke masyarakat adalah bank yang sebenarnya ikut membantu membangun ekonomi rakyat Indonesia. Itu artinya uang yang berasal dari masyarakat akan kembali ke masyarakat lagi. Dengan demikian, jika menyimpan uang pada bank tersebut, dapat dikatakan sudah ikut membantu membangun perekonomian masyarakat Indonesia itu sendiri. Jika ada masyarakat pengguna pinjaman tidak membayar, dapat dikatakan ia telah menganiaya saudaranya sendiri yang menabung uang di bank tersebut.
Minta Pihak Bank Untuk Memblokir Saldo Tabungan Dengan Jumlah Tertentu
Untuk menghindari kebiasaan kita mengambil uang setiap kali perlu melalui ATM atau mesin EDC yang disediakan bank di tempat-tempat belanja, sebaiknya mintalah kepada pihak bank untuk memblokir saldo di rekening dengan jumlah sesuai keinginan kita. Memblokir saldo membantu kita mengendalikan keuangan yang disimpan. Atau gunakan rekening lain seperti contoh tabungan “BR” di atas sebagai tabungan investasi, sehingga tidak bisa diganggu gugat sampai batas waktu yang kita inginkan.

Tips Membeli Kendaraan Bermotor Secara Kredit

Kebutuhan manusia terhadap alat transportasi semakin meningkat, seiring dengan bertambahnya aktifitas dan jumlah anggota masing-masing keluarga. Masih carut marutnya transportasi publik membuat sebagian masyarakat merasa enggan untuk menggunakannya, dan beralih menggunakan kendaraan bermotor pribadi untuk memudahkan mobilitas sehari-hari. Kecenderungan ini dimanfaatkan sejumlah dealer kendaraan brand ternama dengan terus melakukan promosi gencar-gencaran untuk meraih perhatian calon konsumen terhadap kendaraan produksinya. Diantaranya adalah dengan memaparkan berbagai kelebihan kendaraan, baik dari segi teknis maupun kepemilikan, dimana masyarakat dapat dengan mudah memiliki kendaraan bermotor secara kredit.

Kredit memang telah menjadi salah satu cara yang umum diterapkan oleh masyarakat di Indonesia, ketika mereka berkeinginan untuk memiliki suatu barang, namun mengalami kendala akibat uang yang dimiliki tidak sesuai dengan harga barang. Siapapun dapat mengajukan kredit kepemilikan kendaraan bermotor, asal telah memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan jenis kendaraan, Anda mempunyai pilihan untuk mengajukan kredit mobil dan/atau kredit sepeda motor. Sedangkan berdasarkan lembaga penyedia layanan kredit, Anda dapat mengajukan permohonan kredit kendaraan bermotor pada pihak bank atau lembaga pembiayaan (leasing).
Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengajukan kredit kendaraan bermotor, yakni:
Jenis Kendaraan Bermotor
Penawaran berbagai jenis kredit kepemilikan kendaraan bermotor makin bervariasi bersamaan dengan munculnya berbagai tipe kendaraan dengan kemampuan dan kapasitas. Contohnya saja, kredit mobil murah dipromosikan bersamaan dengan hadirnya beberapa jenis mobil murah di pasaran. Meski demikian, ‘murah’nya harga kendaraan bermotor sebaiknya tidak dijadikan alasan utama mengapa Anda memutuskan untuk membeli kendaraan tersebut (secara kredit). Pertimbangkan kembali mengenai kebutuhan Anda terhadap suatu jenis kendaraan. Apakah mendesak, atau dapat digantikan dengan jenis kendaraan lain seperti mobil bekas, misalnya. Sangat tidak disarankan untuk mengajukan kredit mobil/ motor hanya karena gengsi atau gaya hidup. Jangan lupa pikirkan kembali tentang medan/ kondisi jalan dan lalu lintas di sekitar Anda, kesesuaian antara kapasitas mobil dengan jumlah anggota keluarga, serta aktifitas apa saja yang Anda lakukan.
Pembiayaan
Keputusan untuk memiliki atau membeli kendaraan bermotor sebaiknya dibuat berdasarkan penghitungan yang akurat tentang jumlah pendapatan dengan angsuran kredit mobil/ motor.
Jika Anda memiliki cukup dana untuk membayar uang muka pembelian kendaraan bermotor dan angsuran kredit mobil/ motor tidak melebihi 1/3 dari penghasilan, maka kondisi keuangan Anda berada dalam posisi ideal untuk mengajukan kredit kepemilikan kendaraan bermotor.
Anda juga dapat memikirkan kembali tentang membeli kendaraan bermotor bekas atau second, jika kebutuhan terhadap kendaraan sudah mendesak sementara dana yang Anda miliki tidak cukup untuk membayar uang muka maupun angsuran kendaraan bermotor baru. Jangan khawatir karena layanan kredit mobil bekas juga telah tersedia di beberapa lembaga penyedia layanan kredit.
Lembaga Pembiayaan Kredit
Ada dua jenis lembaga yang dapat Anda jadikan pilihan untuk mengajukan permohonan kredit kepemilikan kendaraan bermotor. Pertama, perbankan. Dewasa ini bank telah secara aktif menawarkan berbagai produk kredit kepemilikan kendaraan bermotor, baik untuk kredit motor, kredit mobil baru, maupun kredit mobil bekas. Hanya saja perbankan menerapkan syarat dan ketentuan yang lebih strict agar suatu permohonan kredit kendaraan bermotor dapat disetujui.
Kedua, lembaga pembiayaan (leasing). Biasanya leasing menjalin kerja sama dengan produsen kendaraan merek tertentu, baik melalui Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) maupun dealer. Jika Anda memutuskan untuk mengajukan kredit motor/mobil pada leasing tertentu, disarankan agar Anda memeriksa reputasi leasing serta syarat dan ketentuan yang terdapat dalam surat perjanjian kredit. Jangan sampai pembayaran angsuran kredit nantinya memberatkan Anda secara finansial.
Suku Bunga Kredit yang Tepat
Ini adalah satu hal penting lain yang wajib menjadi pertimbangan Anda sebelum mengajukan permohonan kredit kepemilikan kendaraan bermotor, baik pada pihak perbankan maupun leasing. Setelah pengajuan kredit disetujui, Anda dibebani kewajiban untuk mengangsur kredit plus bunga kredit yang telah ditetapkan. Sedangkan suku bunga kredit yang diterapkan terdiri dari suku bunga tetap (flat rate) dan suku bunga mengambang (floating rate).
Sesuai dengan namanya, suku bunga tetap tidak mengalami perubahan meski sewaktu-waktu terjadi perubahan suku bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan besarnya tidak melebihi dari perjanjian kredit yang telah disepakati. Di sisi lain, Anda berpeluang diuntungkan jika suku bunga kredit yang diterapkan adalah suku bunga mengambang, dimana suku bunga jenis ini besarnya dipengaruhi oleh perubahan pada suku bunga SBI. Namun, perubahan suku bunga SBI tidak dapat kita ketahui dengan pasti, dan bisa saja Anda akan mengalami kerugian jika suku bunga SBI mengalami peningkatan.

Tips Mengajukan Kredit Tanpa Agunan

Bagaimana cara mengajukan kredit tanpa agunan (KTA)? Berikut ini ada beberapa tips agar pengajuan KTA yang Anda lakukan bisa disetujui oleh bank :
1. Tentukan Bank
Pertama-tama tentu Anda harus memilih bank mana yang akan menjadi tujuan mengajukan KTA. Tiap bank bisa berbeda dalam persyaratan pengajuan kredit serta limit kredit yang diberikan. Oleh karena itu, Anda perlu memilih bank yang persyaratannya bisa Anda penuhi. Serta limit kredit yang diberikan sesuai dengan harapan Anda.

2. Punya Kartu Kredit Lebih Mendukung
Akan lebih mudah bagi bank untuk meloloskan kredit tanpa agunan yang Anda ajukan jika sebelumnya Anda sudah memiliki kartu kredit. Sebab bank bisa melacak history kredit Anda selama ini. Pastikan juga tagihan kartu kredit Anda selama ini lancar. Usia kartu kredit tersebut sebaiknya minimal satu tahun.

3. Persiapkan Syarat-syarat
Siapkan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan KTA. Syarat-syarat dari bank untuk pengajuan KTA biasanya seperti fotokopi KTP, fotokopi kartu kredit, fotokopi NPWP, slip gaji (jika karyawan) atau fotokopi SIUP (jika punya usaha). Oh ya, sebaiknya Anda memiliki nomor telepon rumah untuk pengajuan KTA ini. Sebab biasanya bank akan menghubungi Anda lewat telepon rumah.

4. Datangi Bank atau Ajukan via Online
Datangi bank yang menjadi tujuan Anda untuk mengajukan KTA. Isi formulir dan sertakan persyaratan yang dibutuhkan. Saat mengisi formulir, isi sesuai fakta yang sebenarnya. Atau Anda bisa coba juga untuk mengajukan KTA secara online. Saat ini banyak bank yang sudah menyediakan fasilitas pengajuan KTA lewat internet.

5. Konfirmasi Kembali
Jika Anda melakukan pengajuan KTA secara online, setelah memasukkan formulir KTA lewat online itu sebaiknya Anda konfirmasikan kepada pihak bank. Tujuannya agar mereka bisa melakukan proses untuk pengajuan KTA yang Anda masukkan.

6. Verifikasi dan Survei
Bank akan mengabari Anda dan melakukan verifikasi. Wawancara bisa dilakukan secara langsung atau lewat telepon. Verifikasi ini untuk mengecek kelangkapan persyaratan untuk pengajuan KTA. Bank kemudian akan melakukan survei ke rumah atau kantor Anda. Karena itu sebaiknya nomor telepon yang Anda masukkan dalam formulir harus selalu aktif.

7. Tunggu Kabar
Tunggulah kabar baik dari bank. Mereka akan menginformasikan apakah KTA yang Anda ajukan disetujui atau tidak. Jika disetujui, maka Anda bisa lakukan pencairan dana yang akan Anda pinjam.

Itulah langkah-langkah untuk mengajukan KTA. Mau mencobanya?
Sumber

Tetap kelola anggaran Anda dengan baik

Tetap kelola anggaran Anda dengan baik

Setelah Anda dapat mengontrol pengeluaran bulanan dengan baik. Anda perlu mempertahankannya agar Anda tidak terjerat utang lagi. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan:

- Kurangi pengeluaran untuk pos-pos yang berbeda sebanyak 5% sampai 10% setiap bulannya.
- Bukalah rekening tabungan untuk pengeluaran tidak tetap supaya tidak mengganggu anggaran.
- Perhatikan dengan seksama syarat dan ketentuan apabila Anda melakukan pembelian barang bernilai besar dengan cara kredit.
- Anggaplah saldo kartu kredit Anda sama seperti pinjaman bank.
- Catat pengeluaran dan pemasukan Anda.
- Temukan cara untuk menambah pendapatan. Misalnya melakukan pekerjaan sampingan, menjual barang yang tidak diperlukan, atau meminta kenaikan gaji.
Sumber

Mengontrol pengeluaran

Mengontrol pengeluaran
Jika pendapatan Anda tidak bisa menutup semua pengeluaran, Anda harus memangkas pengeluaran atau menambah pendapatan. Biasanya pilihan pertama lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan perubahan drastis. Dengan melakukan pemangkasan pengeluaran Anda dapat membayar beban tagihan Anda. Buat daftar tagihan yang wajib dibayar (cicilan rumah, cicilan pinjaman, kartu kredit, tagihan air, listrik dan lain-lain) dan sisihkan uang untuk kebutuhan pokok (makanan, pakaian, asuransi). Lalu, tentukan pengeluaran-pengeluaran lain yang bisa dipotong.

TIPS
Cara mudah memangkas pengeluaran
Berikut ini langkah-langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk memotong pengeluaran. Hal ini akan lebih mudah lagi dilaksanakan jika saldo akhir bulanan Anda positif.


- Jika Anda sering makan di restoran atau memesan makanan lewat layanan antar, cobalah membawa bekal makan siang dari rumah dan makan di restoran hanya pada saat-saat istimewa.
-Anda bisa menekan pengeluaran “tetap” seperti tagihan listrik dengan menghemat energi. Matikan pendingin udara satu jam lebih awal dari biasanya. Setrika baju-baju Anda pada saat yang sama. Pastikan lampu-lampu mati pada saat Anda pergi. Ganti bola lampu dengan bola lampu hemat energi yang tahan lima kali lebih lama dan hanya menghabiskan 40% dari kapasitas listrik.
-Makan di restoran cepat saji setiap hari kerja bisa menghabiskan paling tidak Rp 25.000 sehari. Dalam setahun, Anda dapat menghabiskan Rp 6,5 juta. Bila pasangan Anda mempunyai kebiasaan yang sama, berarti Anda menghabiskan Rp 13 juta setahun.
-Jika Anda perokok, pertimbangkan untuk menghentikan kebiasaan itu. Selain alasan kesehatan, Anda juga dapat menghemat sekitar Rp 3 juta setahun dengan menghentikan kebiasaan merokok satu bungkus setiap hari.


Keluar dari lilitan utang memang sulit dan perlu waktu. Kebanyakan orang perlu satu sampai dua tahun untuk lepas dari jerat utang. Disiplin dan teknik yang Anda pelajari dalam menyelesaikan masalah akan bermanfaat sepanjang hidup Anda. Perasaan terbebas dari lilitan utang itu sangat menyenangkan. Terlebih lagi jika Anda dapat mempertahankan keadaan itu.
Sumber

Mengelola Anggaran

Mengelola Anggaran
Membuat anggaran bukanlah hal yang sulit. Yang harus Anda lakukan adalah menyisihkan waktu untuk melakukan pengaturan dan perencanaan. Jika sudah dibuat, sebuah anggaran dapat dengan mudah dikelola. Langkah-langkah untuk mengelola anggaran:


Langkah 1: Tentukan target
Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan target, misalnya memiliki rumah baru, pensiun dini, atau mempersiapkan biaya pendidikan.

Anda dapat mengelompokkan target Anda dalam tiga kategori: target keuangan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
Tanyakan pada diri Anda: Hal apa yang penting bagi saya? Apa yang saya butuhkan? Apa yang saya inginkan? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda menentukan target Anda. Jika Anda sudah menikah, Anda dan pasangan Anda harus membicarakan jawaban-jawaban ini untuk memutuskan target bersama.
TIPS
Menentukan Target
Tulislah target Anda. Jika Anda sudah tahu apa yang diinginkan, Anda bisa mulai membuat anggaran.

1.Target jangka pendek:
Adalah target yang ingin Anda capai dalam waktu kurang lebih satu tahun ke depan, misalnya melunasi tagihan kartu kredit, membeli televisi atau kulkas, atau menabung untuk liburan.
2.Target jangka menengah:
Adalah target yang ingin Anda capai dalam waktu dua atau lima tahun ke depan, misalnya membayar uang muka pembelian rumah.
3.Target jangka panjang:
Adalah target yang ingin Anda capai dalam waktu lebih dari lima tahun
ke depan, misalnya tabungan pensiun dan biaya kuliah.


Langkah 2: Kumpulkan informasi
Kumpulkan semua data pemasukan dan pengeluaran rumah tangga. Teliti dan jujurlah saat membuat perkiraan pengeluaran. Anggaran yang Anda buat harus menjadi sebuah gambaran akurat, bukan ”kemungkinan terbaik”. Kumpulkan hal-hal berikut:

- Slip gaji
- Pengembalian pajak
- Catatan buku cek
- Tagihan kartu kredit
- Kwitansi pembelian-pembelian penting seperti kredit mobil
- Tagihan dari bank atau institusi keuangan lainnya
- Pengeluaran-pengeluaran lain, seperti: belanja bulanan, arisan, uang sekolah, dan lain-lain

TIPS

Mengelola informasi yang dimiliki


Anda harus mengelola informasi yang Anda miliki menjadi tiga bagian. Ketiga bagian ini akan digunakan untuk membuat anggaran.

1. Berapa pendapatan Anda:
Kumpulkan segala jenis pendapatan, seperti: termasuk ”gaji bersih” setelah dikurangi pajak, komisi, bonus, jaminan sosial atau uang pensiun, jaminan cacat, pendapatan suku bunga, dividen, tunjangan dan lain-lain.
2. Berapa uang yang Anda belanjakan:
Kumpulkan semua pengeluaran tetap dan pengeluaran tidak tetap variabel. Pengeluaran tetap adalah pengeluaran yang jumlahnya tidak berubah setiap bulan, misalnya uang sewa, pinjaman, asuransi, pembayaran pinjaman, tabungan pensiun, uang sekolah, uang arisan dan lain-lain. dan biasanya tidak bisa diganggu gugat. Pengeluaran tidak tetap variabel adalah pengeluaran yang jumlahnya bisa berubah-ubah dan dapat dikurangi atau dihilangkan, misalnya langganan televisi kabel, belanja harian, uang bensin, tagihan telepon, dan lain-lain. dan dapat dikurangi atau dihilangkan.
3. Jumlah akhir:
Kurangi total pengeluaran dengan total pendapatan. Hasil pengurangan adalah saldo anggaran. Apabila pengeluaran lebih besar dari pendapatan, menunjukkan kondisi anggaran tidak sehat. Apabila pengeluaran lebih kecil dari pendapatan, maka jumlah yang tersisa Jumlah yang tersisa disebut ”pendapatan discretionary”. Ini adalah jumlah yang dapat dipakai untuk keperluan darurat atau ditabung guna dan memenuhi target anggaran. Dan ini menunjukkan kondisi anggaran yang sehat.

Langkah 3: Pahami posisi keuangan Anda saat ini
Setelah semua informasi terkumpul, Anda dapat melihat hubungan antara pendapatan dan pengeluaran. Anda dapat menggunakan angka perkiraaan saat membuat anggaran untuk pertama kali, karena butuh waktu untuk memahami posisi keuangan Anda yang sebenarnya. Setidaknya informasi ini dapat memberi Anda gambaran perilaku belanja yang baik dan benar.

Langkah 4: Periksa jumlah akhir
Jumlah akhir yang Anda miliki adalah selisih antara pendapatan Anda dan jumlah pengeluaran Anda. Angka ini memberikan indikasi apakah Anda menghabiskan uang terlalu banyak atau tidak. Jika angkanya positif, Anda dapat menambah jumlah tabungan Anda dan jika angkanya negatif, artinya Anda menghabiskan uang lebih dari pendapatan.

Jika Anda menghabiskan lebih dari 15% sampai 20% dari pendapatan bersih untuk membayar utang dan kartu kredit, kemungkinan Anda berada dalam zona bahaya. Jika jumlah akhir negatif, Anda harus memeriksa kembali pengeluaran Anda, terutama yang bersifat tidak tetap, agar kebiasaan belanja Anda kembali terkontrol.
Langkah 5: Catat pengeluaran
Setelah Anda melakukan kalkulasi anggaran tahap awal, mulailah mencatat pengeluaran bulanan. Sekalipun jumlah akhir Anda positif, ada baiknya Anda memahami pola pengeluaran Anda selama ini.

Bawalah buku catatan kecil ke mana saja Anda pergi untuk mencatat pengeluaran dan penarikan uang. Dari catatan yang Anda lakukan, Anda bisa terkejut mendapati pola pengeluaran Anda. Banyak orang yang baru menyadari bahwa mereka bisa menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk membeli makanan ringan, baju atau membayar tagihan telepon genggam. Biasanya masalah timbul karena pembelian barang-barang tidak penting, yang jika tidak dibeli pun sebetulnya tidak apa-apa. Tujuan pencatatan ini adalah untuk melihat pola dan jumlah pengeluaran Anda.
Jika Anda merasa keuangan Anda kacau balau, cobalah mengimplementasikan langkah-langkah membuat anggaran dan perencanaan di bawah ini supaya Anda dapat kembali memegang kendali atas keuangan Anda. Mungkin Anda butuh waktu untuk memperbaiki pola pengeluaran, tapi Anda perlu terus beradaptasi sampai mendapatkan perencanaan keuangan yang paling sesuai dengan perilaku dan kondisi keuangan Anda.
Mengatur pengeluaran memang tidak mudah, jadi sertakan keluarga Anda di dalam perencanaan ini. Mereka juga dapat membantu pengaturan keuangan Anda. Selain itu, perubahan yang Anda buat mungkin mempengaruhi mereka juga, sehingga mereka pun harus terlibat dalam proses pembuatan anggaran.
TIPS

Mengatasi keuangan yang mulai bermasalah
Anda akan mengalami masalah atau berada di ambang masalah jika tagihan Anda membengkak sementara pendapatan Anda tidak bertambah. Segera benahi keuangan Anda jika ada sekurang-kurangnya dua poin di bawah ini yang sesuai dengan situasi Anda sekarang.

- Tagihan minimal bulanan saya 20% atau lebih dari gaji bersih, belum termasuk sewa rumah atau cicilan KPR.
- Saya menarik uang tunai dari salah satu kartu kredit untuk membayar kartu kredit yang lain.
- Saya tidak tahu jumlah total pinjaman dan pemakaian kartu kredit saya.
- Saya mendapatkan telepon atau surat dari bank atau institusi pemberi kredit karena tidak melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo.
- Saya sering terlambat membayar tagihan.
- Aplikasi kredit saya ditolak.
- Pendapatan saya tidak cukup untuk membayar semua tagihan saya saat ini.
Kartu kredit saya ditolak saat sedang membeli sesuatu karena pemakaiannya telah melebihi batas.
- Saya punya lebih dari tiga kartu kredit yang semuanya saya gunakan.
- Saya punya tiga kartu kredit dan masih mengajukan aplikasi kartu kredit baru.
Sumber
 

Tips Cerdas Mengelola Keuangan Rumah Tangga

Pernahkah Anda mengalami over budget dalam mengelola keuangan rumah tangga karena banyaknya pengeluaran tak terduga? Manajemen keuangan yang baik dari seorang ibu rumah tangga akan menentukan kesehatan kondisi keuangan dalam rumah tangga.
Salah satu cara mengatur perbelanjaan rutin (bulanan) adalah dengan memasukkan uang belanja kedalam amplop-amplop terpisah sesuai dengan anggaran yang telah disusun. Bagaimana mengaplikasikannya? Simak tips cerdas mengelola keuangan rumah tangga berikut ini :

  1. Buatlah pos-pos amplop seperti : Pos groceries ( belanja di pasar atau supermarket), toiletries (sabun, sampho, odol dan kebutuhan lainnya), susu anak-anak, bensin (termasuk tol, parker, House hold items (piring, lampu, antenna TV dan kebuthan rumah tangga lainnya). Pakaian, ertertainment ( mainan anak, buku, majalah, makan diluar).
  2. Tulis masing-maisng amplop dengan nama-nama pos yang telah dikelompokan, isilah masing-masing pos tersebut dengan nominal pengeluaran yang telah dianggarkan.
  3. Jika memungkinkan buatlah shopping list untuk masing-masing pos yang telah dibuat, list dapat ditulis dibelakang amplop agar praktis dan tidak hilang
  4. Selain harus mencatat apa yang harus dibelanjakan, menyusun prioritas juga tidak kalah pentingnya, apakah itu berkaitan dengan kebutuhan atau keinginan saja?
  5. Perlu juga dicatat bahwa untuk belanja rutn lainnya yang jumlahnya tetap seperti anggaran listrik, SPP anak, cicilan rumah sebiknya langusng di autodebit dari rekening bank.
Idealnya ketika uang dalam suatu amplop sudah habis, semua pembelanjaan untuk pos tersebut harus dihentikan. Awalnya akan terasa berat namun itu adalah proses agar bunda dapat menumbuhkan kedisiplinan dalam berbelanja.
Semoga bermanfaat
Sumber

10 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi

Penghasilan sebagai pekerja sebesar apapun yang didapat tidak akan pernah cukup memenuhi kebutuhan, jika tak dihentikan kata puas.

Di sisi lain peningkatan biaya hidup kian tak terbendung. Bila tak pintar-pintar mengatur keuangan maka bukan untung yang diraih tapi bisa utang yang menumpuk.

Tak ingin terus terperosok dalam mengatur keuangan, berikut 10 cara cerdas yang bisa ditiru tentang pengelolaan keuangan pribadi, melansir laman US News tentang personal finance, Selasa (11/6/2013):

1. Tetapkan Tujuan Keuangan

Bagi beberapa orang, tidak ada yang lebih menarik dibandingkan menyisihkan sebagian uang untuk membeli rumah dengan tiga kamar tidur berpagar putih. Mimpi lain melanglang buana ke seluruh dunia.

Memang benar jika memiliki tujuan yang pasti akan membuat lebih mudah mengatur keuangan pribadi. Hal itu juga akan menjadi motivasi untuk mengumpulkan pendapatan.

2. Buat Rencana Pengeluaran

Kebanyakan orang menghabiskan sekitar 2/3 dari pendapatan mereka pada tiga hal penting, yakni: makanan, perumahan, dan transportasi. Adapula pembayaran utang, tabungan, biaya rumah tangga, dan barang-barang opsional seperti hiburan.

Anda sebaiknya membuat anggaran tahunan dengan mengalokasikan tujuan belanja berdasarkan pembagian pos masing-masing.

3. Tahan Diri Terhadap Godaan Tawaran Penjualan

Toko memang diciptakan untuk menguras habis kantong pembeli. Tawaran promosi seperti diskon, hadiah hiburan adalah beberapa teknik yang digunakan penjual untuk menarik konsumen.

Tapi jika kita mengetahui trik mereka, akan membuat kita bisa menahan godaan dari tawaran-tawaran tersebut. Hal lebih mudah adalah segera mengatakan tidak atas semua tawaran tersebut.

4. Lacak Pengeluaran Pribadi
Melacak setiap pengeluaran selama dua minggu dapat menyaring pengeluaran yang tidak perlu, seperti makanan restoran dan biaya taksi.

5. Mencari Produk Serupa yang Menawarkan Harga Lebih MurahPenetapan harga produk di sebuah toko ternyata bisa jauh lebih mahal dari harga awal produk tersebut. Jika ketika ingin membeli satu produk dan melihat harga yang lebih rendah tercantum di tempat lain, jangan ragu untuk pindah ke toko tersebut.

6. Lakukan Riset Online Sebelum Mengunjungi Toko

Situs review produk, dan gudang diskon online sering memberikan informasi tentang bagaimana dan di mana untuk menemukan penawaran terbaik.

Apalagi jika ada tawaran pengiriman gratis, bisa membuat pembelian online sebagai pilihan.

7. Cari Pendapatan Lebih dari Satu Sumber

Pada zaman sekarang apapun bisa terjadi. Kurangnya keamanan kerja di pasar saat ini membuat siapa pun bisa kehilangan pekerjaan atau menghadapi pemotongan gaji.

Namun hal ini diperbaiki jika ada sumber penghasilan kedua. Carilah ide-ide tentang cara untuk mendapatkan lebih banyak uang.

8. Mulai Bisnis Sendiri

Seperti di Amerika, resesi mengilhami banyak orang untuk mengeksplorasi kewirausahaan, sebagai cara untuk mengambil kembali kendali kehidupan finansial mereka.

Bahkan usaha relatif kecil, seperti blog yang menghasilkan uang melalui iklan atau kebun yang menghasilkan bunga, bisa berubah menjadi sumber keamanan finansial.

9. Negosiasikan Gaji Kembali Banyak pekerja merasa beruntung memiliki pekerjaan dalam kondisi saat ini. Namun kadang meminta kenaikan gaji dapat menjadi langkah yang lebih cerdas.

Jika Anda baru saja berganti pekerjaan, menerima promosi, atau menyadari dibayar rendah dibandingkan dengan rekan-rekan yang lain, mungkin sudah saatnya untuk duduk dengan atasan dan meminta kenaikan gaji.

10. Jangan Menghindar dari UtangUtang memiliki reputasi buruk karena dinilai menyebabkan kebangkrutan. Namun mengambil kredit dengan pengelolaan yang tepat ternyata dapat berguna.

Kredit
memungkinkan orang untuk membeli rumah maupun membiayai keperluan mendesak lainnya. Tapi tetap evaluasi keputusan tentang utang ini dengan mempertimbangkan dampaknya secara hati-hati.

Sumber

Tips KPR Syariah

Kebutuhan papan atau tempat tinggal menjadi suatu keharusan suatu saat nanti.
Sangat sederhana, jika kita punya uang yang cukup tentu kita tinggal memilih rumah idaman sesuai dengan kebutuhan kita. Lalu jika dana terbatas??? Jangan khawatir, BNI Syariah memiliki solusi melalui KPR Syariah BNI Syariah (dikenal dengan nama Griya iB Hasanah).
Apa saja yang perlu kita siapkan?

  1. Pastikan rumah yang akan dibeli memiliki sertifikat (bisa berupa Hak Guna Bangunan atau Hak Milik).
  2. Siapkan pula IMB-nya (izin mendirikan bangunan).
  3. Jangan lupa uang muka sebesar 30%, misal harga rumah Rp.1 milyar, siapkan dana sekitar 300 juta.
  4. Siapkan slip gaji 3 bulan – 1 tahun terakhir.
  5. Bila membeli tanah kavling, pastikan dalam 2 tahun tanah tersebut akan dibangun rumah.
Sumber

Bagaimana Memilih Tabungan Untuk Pebisnis Online

Era digital saat ini perkembangan gadget begitu pesat, dominasi gadget android dan ios tak henti-hentinya 5 tahun belakangan.
Hal ini merupakan suatu kesempatan bagi anda yang jeli melihat kesempatan yang ada.
Kesempatan tersebut bisa berupa peluang untuk berbisnis online, mulai dari elektronik sampai dengan service berupa jasa, misal jasa design dll.
Lalu apa hubungannya dengan tabungan???
Kinerja bisnis anda tak lengkap rasanya jika anda tak memiliki tabungan yang memiliki fasilitas yang dapat memudahkan bisnis online anda, tak lucu rasanya jika harus ke ATM atau ke banking hall hanya untuk melihat transfer yang masuk.
Lalu, tabungan apa yang dapat anda pilih??? Bila anda ingin tabungan yang tidak dipotong biaya bulanan maka bisa memilih Tabungan iB Hasanah akad wadiah. Salah satu kelebihannya ialah dilengkapi semua fasilitas e-channel BNI (ATM, SMS BAnking, Phone Bangking dan Internet Banking) namun tidak dikenakan biaya bulanan (biasanya Rp.5000,-)
Sumber

Tak Mau Tertipu Investasi Bodong?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan kampanye keliling daerah untuk memberikan edukasi ke masyarakat soal produk investasi jasa keuangan. Masyarakat harus melakukan pengecekan setiap ingin melakukan investasi.

Deputi Direktur Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Lasmaida S. Gultom mengatakan, selama ini masyarakat masih malu, ketakutan, dan sungkan untuk menanyakan secara detil tentang produk investasi jasa keuangan. Padahal, masyarakat bisa mengecek secara langsung lewat situs OJK.

"Masyarakat lebih banyak enggak enak apalagi kalau yang menawarkan MLM atau investasi itu saudaranya sendiri. Padahal bisa langsung cek di website resmi kami www.ojk.go.id untuk memeriksa apakah produk saja keuangan mereka terdaftar secara resmi atau tidak," jelas Lasmaida saat menggelar acara edukasi produk jas keuangan di rumah makan kawasan Jalan Soedirman Ciceri, Kota Serang Banten, Kamis (27/2/2014).

Wanita yang akrab disapa Ida ini menyampaikan, masyarakat harus berani bertanya atau melaporkan bila ada kasus yang dihadapinya tentang jasa industri keuangan kepada Finansial Customer Care (FCC) di nomor telepon 0254-500655 untuk Banten dengan pulsa lokal.

Pada kesempatan itu, Ida mengungkapkan harapannya kepada seluruh industri keuangan untuk memberikan edukasi bukan hanya sekedar menjual produk jasa keuangan.

"Saya berharap kepada seluruh industri keuangan memberikan edukasi bukan hanya sekedar marketing atau menjual produk jasa mereka saja. Informasikan juga secara lengkap kepada konsumen tentang risikonya," tuturnya.
Sumber

7 Tips Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Agar Cepat Diapprove

Kartu kredit adalah satu diantara sekian banyak alat pembayaran yang dipakai untuk pembayaran e-commerce di internet. Semua tak bisa menyangkal pentingnya alat pembayaran kartu kredit ini untuk bertransaksi online. Kalau Anda seorang buyer terlebih seorang pebisnis online, contoh seperti saya yang buka Jasa Internet Buying Agen di internet, punya kartu kredit adalah syarat wajib. Karena kartu kredit adalah alat pembayaran yang paling banyak dipakai dan paling populer digunakan sebagai alat pembayaran toko online (seller) di internet.

Dari hasil investigasi saya ke beberapa teman yang tak punya kartu kredit, alasan yang paling banyak selain karena belum butuh adalah karena sulitnya untuk mengurus aplikasi kartu kredit ke bank. Seperti kita tahu syarat untuk punya akun PayPal yang verified (bisa dipakai belanja/berjualan) memang dibutuhkan kartu kredit VISA/Master untuk memverifikasinya. Kalau pakai kartu debit belum semua bank bisa diterima oleh PayPal.

Yang mengalami kesulitan mengurus kartu kredit umumnya adalah teman yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa, atau belum punya pekerjaan tetap. Kedua, para pekerja freelance atau bukan pekerja kantoran. Sehingga, banyak yang memilih pakai VCC (Virtual Credit Card) ketimbang pakai kartu kredit sungguhan. Saya menjumpai banyak teman yang untuk verifikasi ke PayPal yang seharusnya pakai kartu kredit, berhubung karena kesulitan mengurusnya maka sebagian besar lebih memilih praktisnya, pakai VCC.

Saya bukannya merekomendasi jelek pakai VCC. Tapi menurut saya tanggung kalau hanya punya VCC. Kenapa tak langsung saja ngurus kartu kredit sekalian. Dan yang kedua, VCC itu punya banyak kelemahan serta sangat ribet jalurnya kalau misalnya akun PayPal Anda tiba-tiba di-limit aksesnya oleh PayPal. Contoh seperti kasus saya kemarin. Baca “Terkena Musibah PayPal Limited Access”. Juga, Anda punya ketergantungan yang tinggi dan perlu menghubungi pihak pembuat kartu VCC-nya secara reguler untuk perpanjangan masa berlaku kartunya, maupun bila sewaktu-waktu Anda ada masalah.

Sebetulnya apa yang membuat orang kesulitan mengurus kartu kredit? Apa karena tidak tahu caranya? Atau sudah frustasi karena sering ditolak?

Jika jawaban salah satu atau kedua pertanyaan di atas adalah iya, berarti Anda perlu baca tips saya ini. Saya akan berbagi tips kepada Anda bagaimana cara mengurus aplikasi kartu kredit agar cepat diapprove oleh pihak bank. Silahkan pakai tips-tips yang saya berikan berikut ini sebelum Anda mengajukan aplikasi kartu kredit ke bank.

1. Pilih bank yang kelas dua

Yang saya maksud bank kelas dua adalah, maaf saya tak bisa sebutkan nama-nama banknya, tapi intinya bukan bank dari deretan bank papan atas seperti bank BCA, Mandiri, BNI dan BRI. Bank papan atas ini kebanyakan sangat selektif dalam menerima calon nasabah kartu kreditnya. Kenapa? Karena mereka bank besar, yang jelas tidak mencari kuantitas nasabah tapi kualitas nasabah yang minim resiko kredit macet yang dicari. Contoh yang lain, bank asing juga termasuk yang punya seleksi ketat dalam menerima calon nasabahnya. Maka, agar mudah untuk mengurus aplikasi kartu kreditnya, untuk tahap pertama kali mengurus kartu kredit usahakan menghindari bank-bank ini kalau Anda ingin cepat diapprove.

2. Pilih bank yang sama dimana tempat Anda menyimpan uang di bank

Jika Anda termasuk orang yang berprofesi bukan karyawan tetap, bukan PNS/ABRI, atau bukan kalangan eksekutif profesional, bank sangat ketat dalam memberikan approval kepada Anda. Kenapa bisa begitu? Karena tidak ada pihak atau korporasi yang memberikan jaminan kepada Anda sehingga bank kebanyakan menolak permohonan aplikasi Anda. Tak peduli misalnya Ada seorang freelance berpenghasilan besar sampai ribuan dolar per bulan melebihi karyawan sekalipun tetap saja akan ditolak. Tak percaya? Saya punya teman yang berbisnis online penghasilannya besar jauh melebihi gaji saya sebagai chief engineer. Sampai sekarang teman saya ini masih kesulitan mengurus kartu kredit. Permohonan dia yang terakhir ke bank BCA sampai sekarang ditolak, tak ada kabar beritanya.

Tapi Anda tak perlu berkecil hati, bukan berarti tidak ada celah buat mensiasatinya agar pihak bank melirik aplikasi permohonan Anda. Tunjukkan kalau Anda adalah nasabah bank itu dimana tempat Anda menyimpan uang. Bank biasanya akan mempertimbangkan untuk mengapprove permohonan kartu kreditnya kalau pemohon adalah nasabahnya sendiri. Terlebih Anda nasabah giro atau yang punya deposito besar disana. Ingat tulisan saya sebelumnya di tulisan ini. Baca “Penagih Hutang Gaya Baru Dari BNI”, bank sangat segan dengan orang yang nyimpan banyak duit di banknya.

3. Usahakan cash flow keuangan di rekening Anda selama tiga bulan terakhir saldo dan lalu-lintasnya besar

Yang tips ini nyambung dengan tips nomor dua. Kalau Anda pekerja freelance atau pebisnis (enterpreneur), umumnya bank akan meminta rekening koran tiga bulan terakhir yang memuat data-data finansial Anda. Jadi, saat Anda hendak mengurus kartu kredit usahakan lalu-lintas (cash flow) keuangan Anda besar. Paling tidak di tiga bulan terakhir. Bank biasanya akan melihat ini untuk melihat kemampuan keuangan Anda sebagai bahan pertimbangan.

4. Cari referensi dari pemegang kartu kredit (card holder)

Bank penerbit kartu kredit tidak jarang sering melakukan promosi member get member (MGM) kepada para nasabah kartu kreditnya. Nah, jangan sia-siakan jika ada kesempatan semacam ini untuk ikut apply jika ada teman yang menawari Anda. Bank umumnya akan mempertimbangkan kalau pemohon kartu kreditnya ada yang merekomendasikannya. Bank menganggap Anda direferensikan oleh pemegang kartu lain maka layak dan jadi pertimbangan bank untuk mendapatkan kartu kredit.

5. Apply penawaran kartu kredit di mal

Kalau Anda sering berpergian ke mal tak jarang menemui marketing bank tertentu yang menawarkan aplikasi kartu kredit. Tidak ada salahnya Anda mencoba menerima tawaran semacam ini. Karena bank memberikan banyak kemudahan dan syarat yang tidak ribet. Biasanya bank hanya meminta foto copy KTP saja sudah cukup. Karena cukup mudah syaratnya maka tidak ada salahnya untuk dicoba.

6. Uruslah kartu kredit di kota dimana Anda tinggal sama seperti KTP Anda

Tidak semua ditolaknya permohonan aplikasi kartu kredit karena alasan finansial. Tak jarang penolakan karena masalah domisili juga jadi bahan pertimbangan bank. Bank biasanya langsung menolak permohonan aplikasi kalau alamat rumah (KTP) calon pemohon kartu kreditnya berasal dari luar kota. Karena bank tentu tak mau ambil resiko besar jika sampai terjadi kredit macet terus kesulitan mencari alamat nasabahnya karena jauh. Jadi, menguruslah kartu kredit di kota tempat tinggal Anda. Jangan di kota perantauan dengan pakai alamat kost atau kontrakan Anda.

7. Pasang telpon (PSTN) di rumah dan kantor Anda

Tips ketujuh ini juga tak kalah penting. Bank sebelum menyetujui permohonan aplikasi Anda biasanya dia akan crosscheck dengan menelpon ke rumah dan kantor Anda. Jika rumah dan kantor Anda ada telponnya dan mudah dihubungi, ini sangat membantu pihak bank untuk memutuskan menyetujui permohonan Anda. Kenapa harus telpon rumah (PSTN)? Karena nomor PSTN umumnya pasca bayar yang terdaftar jelas siapa pemiliknya di Telkom. Jadi lebih trust dibanding telpon seluler yang kebanyakan adalah nomor prabayar. Survey permohonan aplikasi (kartu) kredit, pihak bank akan cek via telpon lebih dulu ke alamat yang ada di data aplikasinya. Jika rumah dan kantor Anda sulit dihubungi maka bank tanpa pikir lebih panjang lagi akan langsung menolak permohonan aplikasi kartu kredit Anda.

Demikian beberapa sharing tips dari saya cara untuk mengurus kartu kredit. Semoga bermanfaat. Jika Anda ada pertanyaan jangan segan untuk bertanya dalam kolom komentar, terima kasih.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Saving Money Info - Designed by Posicionamiento Web | Bloggerized by GosuBlogger